Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Pernah mendengar istilah spooning? Jika diperhatikan, spooning ini mirip-mirip dengan sendok, ya. Tapi spooning yang satu ini tidak ada hubungan sama sekali dengan alat makan.
Spooning semacam bermesraan setelah berhubungan intim. Saat si wanita berbaring menyamping, sedangkan si pria memeluk dari belakang dengan posisi tubuh yang sama. Pelukan hangat ini rupanya memiliki efek luar biasa bagi pasangan suami istri.
Untuk itu, setelah berhubungan jangan langsung tidur. Cobalah berpelukan hangat dengan posisi spooning, demi mendapatkan efek-efek berikut ini.
1. Mendekatkan emosi
Salah satu manfaat dari spooning ini adalah untuk lebih mendekatkan emosi pasangan suami istri. Seperti kita tahu, organ paling besar yang dimiliki manusia adalah kulit.
" Yang mendorong manusia ingin melakukan kontak kulit-ke-kulit adalah karena cara tersebut mendatangkan ketenangan, kesenangan dan perasaan kasih sayang. Dan spooning adalah salah cara untuk melakukan kontak kulit-ke-kulit," kata Sari Cooper, seorang terapis seks di New York.
Saat pasangan melakukan spooning, maka nafas yang tadinya tersengal-sengal akan mulai melambat, dalam, dan sinkron secara perlahan-lahan.
" Selain merasa rileks, cara tersebut juga memicu pelepasan oksitosin, hormon dan neurotransmitter yang dipercaya peneliti bisa membangkitkan perasaan ikatan emosional dan gairah seksual," ungkap Pam Costa, ahli terapi hubungan suami istri dan seksual.

Spooning akan menumbuhkan perasaan hubungan yang lebih baik di antara suami istri. Aktivitas spooning ini merupakan bentuk keintiman yang membantu sistem saraf agar tetap rileks.
" Sebagai manusia, kita terprogram untuk selalu terhubung. Sentuhan fisik dan pelukan yang terjadi selama spooning akan menurunkan tekanan darah kita," jelas Rebecca Hendrix, seorang psikoterapis LMFT di New York City.
Beberapa ahli terapi bahkan menemukan teknik spooning yang mereka berikan mampu membantu pasangan suami istri merasa lebih dekat. Pam Costa mengungkap saat memberi konseling kepada pasangan, ia akan meminta mereka melakukan spooning selama 5 menit.

" Setelah 5 menit berlalu, sebagian besar pasangan mengaku merasa lebih dekat secara emosional dan tertarik untuk meningkatkan hubungan mereka secara fisik," kata Costa.

Spooning juga bisa menjadi posisi alternatif saat melakukan hubungan intim. Spooning umumnya banyak disukai oleh pasangan yang baru menikah karena posisi ini membuat kedua pasangan merasa sangat rileks.
Untuk sebagian pria, terutama yang memiliki tubuh kecil, penetrasi saat spooning mungkin sulit dilakukan.
Saat ini terjadi, tugas si wanita untuk membimbing pasangannya agar Mr. P bisa ke Ms. V. Kuncinya hanya satu, yaitu kesabaran. Ini semua dilakukan demi mendapatkan kenyamanan dan kepuasan bersama saat berhubungan intim.
Sumber: MensHealth
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan

Ceramide, Filaggrin, dan Niacinamide untuk Kulit Sensitif: Apa Fungsinya?

Skin Barrier Rusak pada Kulit Eksim: Tanda, Penyebab, dan Cara Merawatnya