Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Peluncuran Teman 123 (Foto: Alfi Salima Puteri/ Dream)
Dream - Kekhawatiran orangtua kepada anaknya saat bermain game adalah hal yang wajar. Apalagi jika anak sudah bermain game terlalu lama. Pasalnya, banyak game yang mengandung kekerasan atau pornografi.
Meski demikian, ada juga game yang memang sengaja dibuat untuk anak dan mengandung unsur edukasi. Untuk itu, penting bagi orangtua tahu detail soal game yang dimainkan anak.
Ada salah satu game atau permainan yang bisa dimainkan orangtua bersama buah hati yaitu Teman 123, yang bentuknya berupa flashcard digital. Dikembangkan bersama Dokter Spesialis Tumbuh Kembang Anak, Prof. Dr. dr. Soedjatmiko, SpA (K), fitur ini dibuat untuk merangsang tumbuh kembang anak sesuai tahapan usianya.
“ Bermain adalah cara yang paling efektif untuk mengeksplorasi hal baru dengan cara menyenangkan,” kata Prof. Soedjatmiko di acara peluncuran fitur Teman 123, di Bogor, Jumat 28 Juni 2019.
Teman 123 menghadirkan tiga tokoh, yakni Firi (lumba-lumba), Rizi (gajah) dan Ian (jerapah), yang mewakili sosok pintar, kuat dan tinggi. Berisi permainan tebak kata yang beragam dan berbagai lagu anak, fitur ini diharapkan dapat mengoptimalkan potensi anak di masa tumbuh kembang.
Untuk versi 1.0 dari fitur Teman 123 dapat diunduh di Play Store. Bisa juga dapat disaksikan videonya dalam bentuk webseries di kanal YouTube IbudanBalita.
Laporan Alfi Salima Putri
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya