Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Aki Motor. (Foto: Shutterstock)
Dream – Aki menjadi salah satu komponen penting di kendaraan bermotor sebagai sumber listrik. Sementara, aki basah masih banyak dipakai pada kendaraan bermotor.
Salah satu penyakit yang sering muncul dalam penggunaan aki basah adalah kerak jamur. Biasanya, jamur muncul pada terminal kepala aki.
Tapi, kamu tidak perlu panik karena kemunculan kerak jamur putih ini memang normal terjadi di aki basah. Kerak jamur pun bukan menjadi penyebab aki motor menjadi rusak.
Dikutip dari Federal Oil, kerak jamur muncul di kepala aki, terutama di bagian plus. Kemunculannya disebabkan oleh oksidasi air aki yang mengandung asam sulfat.
Asam sulfat adalah cairan elektrolit yang bisa menyimpan dan menghantarkan arus listrik. Pemakaian arus listrik secara terus-menerus bisa membuat aki jadi panas.
Panas ini membuat air aki menguap. Hingga muncul kerak jamur putih menempel di terminal kepala aki.
Kalau sudah muncul kerak jamur, sebaiknya segera dibersihkan. Kalau didiamkan, arus yang dialirkan aki menuju kabel akan terhambat.
Tak terlalu sulit untuk membersihkan kerak jamur di aki. Kamu cukup menyiapkan sikat gigi yang sudah tidak terpakai lagi.
Gosok-gosok kerak jamur putih hingga kepala aki bersih kembali. Kamu tidak perlu menggunakan cairan apa pun untuk membersihkannya, termasuk air.
Kalau sulit dibersihkan, kamu bisa berkonsultasi kepada mekanik di bengkel yang terdekat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya