Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Rambut Rontok. (Source: Shutterstock)
Dream - Sebagian wanita mengalami masalah kulit dan rambut selama kehamilan akibat kekurangan zat besi. Hal ini bisa menurunkan kepercayaan diri meski bersifat sementara.
Pemakaian pil KB juga bisa menyebabkan kerontokan rambut, terutama jika mengonsumsi kontrasepsi oral. Berdasarkan penuturan Dokter Kulit, Michele Green, rambut akan berada di fase telogen lebih lama ketika mengonsumsi kontrasepsi oral yang berpengaruh pada kondisi hormonal.
Normalnya, rambut akan rontok sebanyak 25-100 helai saat memasuki fase telogen dan akan segera tumbuh kembali. Pertumbuhan rambut setelah fase tersebut akan lebih lama pada wanita yang mengonsumsi kontrasepsi oral.
Kondisi tersebut tidak berbahaya dan bersifat sementara, namun bisa berdampak buruk jika memiliki riwayat kebotakan dalam keluarga. Konsultasikan pemakaian pil KB dan kondisi kulit maupun rambut agar penampilanmu tetap terjaga.
Rambut Rontok Saat Menggunakan Kontrasepsi

Foto: Shutterstock
Rambut rontok biasanya terjadi pada saat selesai menggunakan KB, namun ada juga yang mengalaminya saat baru mulai memakai kontrasepsi.
“ Hal ini bisa terjadi karena pil KB kamu mengandung progestin, dimana di dalamnya terdapat androgen yaitu hormon pada pria. Adanya reseptor androgen dalam pil KB dapat menyebabkan kerontokan rambut,” ujar dokter Green dilansir dari Parents.com.
Tidak semua kontrasepsi mengandung progestin, jadi Sahabat Dream bisa memilih jenis KB yang berbeda untuk mencegah maupun mengatasi kerontokan rambut.
American Hair Loss Association (AHLA) merekomendasikan wanita yang menggunakan kontrasepsi oral untuk pencegahan konsepsi sebaiknya mengggunakan pil KB dengan kandungan androgen rendah. Gunakan alat kontrasepsi non-hormonal jika memiliki riwayat rambut rontok dalam keluarga.
Rambut rontok yang terjadi setelah melakukan KB disebut telogen effluvium. Kondisi tersebut terjadi ketika seseorang mengalami stres, demam, operasi, serta perubahan hormonal lain secara tiba-tiba.
Hal ini menyebabkan rambut tetap dalam fase telogen dalam jangka waktu cukup lama dan membuat rambutmu rontok lebih banyak dari biasanya.
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan ketika rambut rontok parah. Fokuslah pada perawatannya dan kontrol stres untuk mempermudah pertumbuhan rambutmu.

Foto: Shutterstock
Gunakan Vitamin: Gunakan vitamin rambut yang dapat menutrisi dan memiliki kandungan sesuai kebutuhan kulit kepala maupun rambutmu.
Konsumsi Makanan Sehat: Konsumsi makanan sehat seperti sayur dan buah-buah untuk memenuhi kebutuhan protein, kalori, vitamin, dan mineral yang penting untuk pertumbuhan rambut.
Kurangi Stres: Kontrol stres dengan berolahraga rutin dan melakukan meditasi untuk mencegah kerontokan serta memicu pertumbuhan rambut.
Hindari Pemakaian Alat Bersuhu Panas: Batasi penggunaan hairdryer, catokan, atau alat bersuhu panas untuk rambut. Hindari pewarnaan rambut atau perawatan berbahan kimia yangdapat merusak rambut.
Laporan: Devi Tri Aprilianza
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya