Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pengantin Perempuan Dengan Hiasan Siger Cirebon/ Foto: Instagram @liza_photography
Dream - Adat jadi hal penting dalam ritual pernikahan di Indonesia. Hal ini karena nilai dan filosofis yang besar dalam adat yang diharapkan bisa membawa kebaikan dalam perkawinan. Termasuk dalam riasan dan pilihan aksesori serta busana.
Pengantin dalam adat Sunda contohnya, yang mengenakan Siger atau penghias kepala. Bukan hanya sekadar mempercantik pengantin perempuan tapi juga memiliki nilai filosofis yang begitu dalam.
Siger yang dikenakan pengantin perempuan Sunda memiliki makna rasa hormat, kearifan dan kebijakan dalam bahtera pernikahan yang akan dijalankannya kelak. Biasanya kita melihat Siger yang berbentuk segitiga, sebenarnya ada juga jenis lainnya dari Cirebon, berbentuk bulat.

Foto: Instagram @liza_photography
Reny Liza, salah satu make up artist profesional, memperlihatkan riasan pengantin hijab yang mengenakan Siger Cirebon. Bentuknya memang sedikit berbeda dengan Siger biasa, terdapat bulatan di tengah kepala yang juga sama anggunnya.
Pengantin mengenakan hijab lace putih, berhias Siger Cirebon, tampilannya begitu anggun. Tak ketinggalan roncean melati segar menutup kepala bagian belakang membuat aura pengantin semakin memancar.

Foto: Instagram @liza_photography
Bagi Sahabat Dream yang ingin menikah dengan adat Cirebon, mungkin riasan ini bisa jadi inspirasi.
Sumber: Reny Liza
Dream - Pasangan pengantin yang memutuskan pernikahan mengikuti adat istiadat mau tidak mau menggunakan pakaian khas daerah asal maupun aksesorisnya. Untuk pengantin sunda, salah satu aksesoris yang harus digunakan adalah siger.
Siger sunda sendiri merupakan hiasan kepala yang berbentuk seperti mahkota. Biasanya, siger sunda dipasangkan dengan melati yang terjuntai di salah satu sisi tubuh pengantin.

Foto: Instagram @gitajunmakeup
Walaupun siger sunda bisa membuat pengantin tampak anggun, aksesoris tersebut terasa berat. Bahkan, bisa membuat dahi pengantin terasa sakit karena harus memakainya untuk waktu cukup lama.
Untuk mengurangi rasa sakit di dahi, makeup artist (MUA) ternyata mempunyai pun menerapkan berbagai trik saat memakaikan siger sunda. Terutama, jika siger sunda dikenakan untuk acara yang memakan waktu lama, seperti resepsi pernikahan.
MUA @gitajunmakeup mengungkapkan trik mengurangi rasa sakit di dahi pengantin saat memakai siger sunda. Setelah dirias dan memakai melati, MUA merekatkan spons makeup yang berbentuk bulat pada dahi pengantin. Lalu, siger sunda pun dipasang di atas kepala.

Foto: Instagram @gitajunmakeup
Pemakaian spons jadi lebih mudah jika pengantin menggunakan hijab. MUA hanya perlu merekatkan spons menggunakan jarum pentul sebelum memakaikan siger sunda.
Dengan begitu, siger sunda tidak akan membuat dahi terasa sakit saat dipakai untuk waktu lama.
Lihat postingan ini di Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya