Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Arumi Dan Emil Dardak (Foto: Instagram Arumi)
Dream - Kabar duka datang dari keluarga Arumi Bachsin dan Emil Dardak. Pasangan ini baru saja kehilangan calon anak mereka. Arumi mengalami pendarahan dan dokter menyatakan kalau mantan pesinetron itu mengalami keguguran.
Menurut Emil, kondisi kandungan Arumi sebelumnya baru saja memasuki usia 3 bulan atau trimester pertama. Dikutip dari Liputan6.com, Arumi sebelum keguguran memang terlihat pucat.
Keguguran seperti yang dialami Arumi, di awal atau trimester pertama kehamilan memang kerap terjadi. Biasanya dokter atau bidan menyarankan ibu untuk beristirahat total jika diketahui kondisi janin dan ibu tidak maksimal.
Umumnya, keguguran di trimester pertama kehamilan, karena terdapat masalah pada janin.
" Pada kasus keguguran di awal kehamilan, sebagian besar penyebabnya adalah kromosom yang kurang berkualitas. Kromosom dari embrio tak cukup kuat sehingga mudah mengalami gangguan hingga keguguran," ujar Helain Landy, profesor obstetri dan ginekologi dari Georgetown University Hospital, seperti dikutip dari Parents.
Penyebab lainnya adalah ketidakseimbangan hormon. Contohnya, kadar progesteron yang tidak cukup mencegah sel telur yang telah dibuahi tertanam dalam rahim. Adanya masalah pada rahim juga kerap jadi pemicu keguguran di awal kehamilan.
" Fibroid atau jaringan rahim di dalam rahim dapat mengganggu implantasi atau suplai darah ke janin. Beberapa wanita dilahirkan dengan septum, cacat rahim yang tidak biasa dan bisa menyebabkan keguguran," ungkap Landy.
Penting untuk segera memeriksakan diri jika mengalami gejala keguguran. Antara lain perut terasa keram hingga melilit, pendarahan atau flek diserta nyeri yang menjalar ke area punggung.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya