Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Hai, Kenalkan, Namaku Ropot. (foto: Jalopnik)
Dream – Bunda kini tak perlu khawatir ketika anak berangkat ke sekolah dengan jalan kaki. Kini, ada “ teman kecil” yang diciptakan Honda untuk menemani Si Kecil
Dikutip dari Jalopnik, Senin 7 Desember 2020, anak-anak, terutama yang berusia 7 tahunan, yang jalan kaki ke sekolah menghadapi satu isu terkait keselamatanyan. Seorang anak bisa saja terserempet mobil atau bahkan tertabrak.
Menurut data, tingkat kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak-anak adalah 1,1 per 100 ribu. Angka ini mendekati Amerika Serikat di mana rate-nya 1,9 banding 100 ribu.
Pemicu tingginya tingkat kecelakaan pada anak-anak di jalan raya disebabkan jarak pandang mereka yang lebih pendek daripada orang dewasa. Ditambah lagi mereka belum paham dengan rambu-rambu lalu lintas sehingga sulit mendeteksi ada bahaya di jalan.
Melihat hal ini, Honda Jepang membuat terobosan. Perusahaan otomotif ini menciptakan teman jalan bagi Si Kecil. Teman itu adalah Ropot.
Sekadar informasi, Ropot adalah sebuah robot yang menemani anak-anak berjalan. Produk teknologi ini diciptakan untuk memberikan peringatan kepada anak-anak saat berjalan sendirian. Dia akan `bertengger` di bahu sang anak.
Saat menyeberang jalan, Ropot akan bergetar dan memberi tahu anak agar menoleh kiri dan kanan saat menyeberang. Kemudian, robot berwarna merah dan putih ini juga akan mendeteksi sinyal kendaraan datang.
Jika ada kendaraan yang datang dari belakang, Ropot akan bergetar dan meminta anak untuk berhenti dan memperhatikan jalan.
Daisuke Kiryu dari Honda R&D mengatakan bahwa ide penciptaan Ropot ini terinspirasi dari aspek keselamatan. Dikatakan bahwa aspek keselamatan mobil memang meningkat dari hari ke hari. Namun, peningkatan ini tidak mengurangi masalah anak-anak di jalan.
“ Banyak anak kecil menjadi korban kecelakaan lalu lintas,” kata Daisuke.
Ditambah lagi, dia pernah menjadi korban kecelakaan. Inilah yang membuatnya harus melakukan sesuatu agar bisa menekan angka kecelakaan yang melibatkan anak kecil.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha