Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Istimewa
Dream - Sepekan jelang datangnya bulan suci Ramadan, Google menyiapkan cafe virtual khusus untuk umat muslim. Google Cafe Ramadhan merupakan merupakan layanan yang menyatukan semua akses produk besutan perusahaan mesin pencari raksasa tersebut.
Sejumlah layanan Google yang disatukan dalam hub ini antara lain Google Maps, Google Keep, Google Calendar, Google HangOut, dan channel Youtube untuk tutorial menu masakan selama berpuasa. Meskipun bukan perusahaan berbasis Islami, namun jelang Ramadan Google mengedepankan unsur merencanakan, berkumpul, makan, dan menikmati bersama momen kebersamaan.
" Dengan dukungan teknologi Google hub memudahkan pengguna internet untuk saling bersilaturahmi, berkumpul bersama dan menikmati semua aktivitas dengan lebih efisien," ucap Krishna Zulkarnain, Country Marketing Manager melalui keterangan resmi yang diterima Dream.co.id.
Cafe virtual untuk menyambut Ramadan sudah dirilis sejak tahun lalu. Bedanya tahun lalu, Google Cafe Ramadan tahun lalu masih bersifat sederhana karena hanya memanfaatkan channel Youtube yang menampilkan menu untuk berbuka dan sahur.
Sedangkan untuk versi kali ini, perusahaan yang berbasis di Sillicon Valley, California ini telah menambahkan layanan pencarian lokasi dan rute khusus untuk perjalanan mudik. Layanan ini menggunakan Google Maps.
Perencanaan perjalanan mudik diklaim akan memberikan akurasi untuk menemukan tempat-tempat penting dengan lebih cepat dan mudah. Google Maps akan memberikan estimasi jarak tempuh hingga sampai ke lokasi tujuan.
Menariknya Google juga memberikan jalur alternatif untuk menghindarkan anda dari kemacetan panjang. Pengguna akan melihat waktu tempat jalur tertentu saat kondisi lancar ataupun saat kondisi macet.
Hub khusus Ramadan ini mulai dapat diakses oleh pengguna yakni sehari jelang puasa atau 27 Juni mendatang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya