Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Ilustrasi / Shutter Stock
Dream - Produksi minyak pada kulit wajah sebetulnya hal yang wajar karena dibutuhkan untuk menjaga kelembapan. Namun ketika produksi minyak terlalu berlebihan akan memicu munculnya jerawat dan perasaan tak nyaman karena wajah terasa terlalu berminyak.
Biasanya, produksi minyak yang berlebih terjadi pada bagian hidung dan kening, atau yang sering disebut T-zone. Bagi pemilik kulit berminyak, atau kamu yang punya pori-pori besar, pasti pernah mengalami bagian hidungnya mengeluarkan banyak minyak.
Pori-pori yang kotor dan tersumbat bisa menjadi penyebab minyak di hidung meningkat. Ukuran pori-pori di wajah memang tidak bisa diubah karena merupakan genetik. Namun kamu bisa merawatnya agar lebih bersih dan terlihat tersamarkan.
Untuk kamu yang punya masalah minyak berlebih pada hidung, sebenarnya ada cara yang dapat kamu lakukan untuk mengatasinya, berikut caranya:
© Ilustrasi / Shutter Stock
Memilih Makeup Sesuai Jenis Kulit

Saat sedang berbelanja makeup, kamu bisa memilih produk yang sesuai dengan jenis kulit kamu. Jika kamu memiliki kulit berminyak, pastikan kamu memilih makeup yang memiliki kemampuan oil-control.
Langkah ini dilakukan untuk dapat mengontrol minyak di wajah saat kamu menggunakan makeup. Sehingga, minyak di wajah tidak akan terlalu banyak, walaupun kamu sedang menggunakan makeup.
Cuci Wajah

Memiliki rutinitas untuk membersihkan wajah dua kali dalam satu hari, di pagi dan malam, dapat membuat wajah lebih bersih. Saat wajh dalam kondisi bersih, terbebas dari makeup, kotoran, dan minyak berlebih, pori-pori akan terjaga kebersihannya, dan tidak memancing produksi minyak.
Rutin Eksfoliasi

Melakukan eksfoliasi dapat membuat sel kulit mati di wajah terangkat, yang nantinya dapat membuat produk perawatan wajah yang kamu gunakan bisa terserap dengan maksimal. Sel kulit mati di hidung dapat membuat kulit menjadi kering, yang merangsang produksi minyak di wajah.
Pelembap

Walaupun kamu memiliki kulit yang berminyak, penggunaan pelembap tetap harus dilakukan. Kelembapan yang terjaga, dapat membuat produksi minyak terkontrol. Pilihlah pelembap yang tak mengandung minyak, atau memiliki kemampuan mengontrol minyak di wajah.
(Sah, Sumber: Healthline)
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
