JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Teh Celup (Foto: Shutterstock)
Dream - Minum teh bisa membuat kita lebih rileks. Biasanya dilakukan pagi atau sore hari. Dulu, teh diseduh dengan bunga dan tangkainya. Kini, pilihannya lebih praktis dan beragam. Salah satu yang disukai banyak orang adalah teh celup.
Tersedia dalam kemasan yang mudah dibawa dan tinggal dicelupkan saja ke air panas. Teh pun langsung tersaji di depan mata. Namun tahukah Sahabat Dream bagaimana teh celup ini ditemukan?
Kisah penemuan teh celup ini bermula dari seorang pedagang teh asal New York yang bernama Thomas Sullivan. Thomas biasanya menjual teh dengan terlebih dahulu mengirimkan sampel kepada para pelanggan dan juga calon pembelinya.
Nah, untuk mengirim sampel tersebut, Thomas biasanya menggunakan kaleng besi. Demi menekan biaya, maka Thomas mengganti kaleng besi dengan menggunakan kantong kecil dari kain sutra.
Penggunaan kantong kain sutra tersebut nampaknya membuat pelanggannya kebingungan. Jadi bukannya membuka kantung kain sutra dan menuangkan teh ke wadah lain, pelanggan Thomas ini malah langsung mencelupkannya ke air panas.
Thomas tak menegur pelanggannya, dan malah melihatnya sebagaiterobosan. Ia lalu mengembangkan ide kantong sutera sebagai kantong teh untuk langsung diseduh. Namun karena kain sutra dirasa terlalu mahal, akhirnya diganti dengan kain kasa.
Baca selengkapnya di Diadona.id
Dream - Kualitas teh sangat ditentukan oleh rasa dan aroma. Seperti juga kopi, teh butuh perlakuan khusus dalam hal penyimpanan agar aroma dan rasanya tetap terjaga.
Teh, baik yang berupa bubuk, daun kering atau teh dalam kantong bisa dengan mudah kehilangan aroma khasnya jika tak disimpan dengan benar.

Karakteristik rasa yang berbeda dari varian daun teh adalah yang membuatnya istimewa. Tiap jenis teh membutuhkan penyimpanan yang tepat. Berikut beberapa cara tepat menyimpan teh untuk mempertahankan kualitasnya.
Lingkungan yang lembap merupakan 'musuh' bagi daun teh. Daun yang menjadi lembap rentan terhadap jamur.

Jadi, simpan daun teh di wadah dan area yang kering. Bisa di rak atas yang jauh dari sumber air. Hindari menaruh teh dekat kompor, bak cuci piring atau dalam lemari es.
Simpan teh di area dapur yang tak mendapat sinar matahari langsung atau dekat dengan oven.
![]()
Paparan paas yang ekstrem akan merusak aroma dan rasanya. Cari wadah yang kedap udara dan selalu tutup rapat kembali saat menggunakan teh.
Biasanya teh ditaruh di wadah transparan di dapur dan letaknya berada dekat bumbu dapur.

Hindari hal tersebut karena aroma bumbu yang begitu pekat dan keras bisa merusak aroma daun teh. Teh bersifat menyerap kelembapan dan bau dari udara di sekitarnya.
Perhatikan jenis teh dan bedakan penyimpanannya. Teh hitam bisa disimpan selama 2 tahun, sementara varietas teh hijau memiliki umur simpan lebih pendek yaitu hanya 6-8 bulan.

Saat menyimpan dalam kotak atau kaleng, jangan lupa untuk menempelkan label berisi informasi tentang varietas dan tanggal pembelian.
Sumber: Foodal
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun