Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Food Vlogger @makanterusss
Dream - Thailand dikenal sebagai negara yang punya kuliner ekstrem, mulai dari sate buaya, kalajengking, kecoak, ulat sagu, serangga, dan masih banyak lainnya.
Salah satu food vlogger, Andre Sarwono, berbagi pengalaman saat menjelajahi kuliner ekstrem di negeri Gajah Putih tersebut.
Ia mencicipi sate buaya yang memiliki rasa unik dan berbeda dari daging lain.
" Ini bukan pertama kali aku makan sate buaya, ini satenya empuk," kata Andre di Instagram @makanterusss.

Ternyata ini bukan kali pertama ia mencicipi sate buaya. Saat pulang ke kampung halaman di Samarinda, ia pernah makan dan rasanya berbeda dari Thailand.
" Daripada yang dulu aku makan di Samarinda di sana lebih alot dan ada after taste-nya," ucapnya.
Pemilik akun Instagram @makanterusss itu mengaku pernah plesiran ke Thailand selama satu bulan. Beragam makanan enak hingga unik seperti kalajengking, ulat sagu pernah ia cicipi.
" Saya pernah menghabiskan satu bulan di Thailand, mencicipi kuliner ekstrem. Ketika dicoba memberikan pengalaman yang menarik," tuturnya.

Dia juga mendatangi beberapa restoran legendari di Thailand, seperti Goo Ang Chicken Rice, Pe'Aor restoran hingga Jeh O Chula.
Meski telah mencicipi makanan khas negara tetangga, pemilik akun dengan followers dua juta ini merasa makanan Indonesia jauh lebih enak terutama di Samarinda.
" Nasi kuning ditiap daerah berbeda, di Samarinda ciri khas lauknya ikan haruan atau daging," imbuhnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya