Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Garmin Hadirkan Instinct Crossover AMOLED
DREAM.CO.ID - Garmin Indonesia resmi memperkenalkan Instinct Crossover AMOLED, jam tangan hybrid yang memadukan desain analog klasik dengan kecanggihan smartwatch modern. Dirancang untuk pengguna aktif yang menyukai petualangan, seri ini menawarkan tampilan stylish sekaligus ketahanan yang andal. Dengan daya tahan baterai hingga 14 hari dalam mode smartwatch, perangkat ini siap menemani aktivitas dari pagi hingga malam.
Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia, Chandrawidhi Desideriani atau yang akrab disapa Andra, menjelaskan bahwa Instinct Crossover AMOLED diciptakan untuk mereka yang ingin tampil berkelas tanpa mengorbankan performa.
“ Instinct Crossover AMOLED menghadirkan kombinasi antara gaya dan kekuatan. Dengan layar AMOLED yang cerah, desain analog yang elegan, serta fitur kebugaran yang lengkap, jam tangan ini menjadi pilihan ideal bagi mereka yang menginginkan performa maksimal dalam setiap aktivitas,” ujar Andra.
Instinct Crossover AMOLED menawarkan pengalaman baru dengan kombinasi jarum analog dan layar digital yang saling melengkapi. Layar AMOLED 1,2 inci-nya menampilkan detail yang tajam dengan kecerahan tinggi, memastikan informasi tetap mudah dibaca dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Daya tahannya juga mengesankan, yaitu hingga 14 hari dalam mode smartwatch dan 18 hari dalam mode hemat daya. Perangkat ini dilengkapi senter LED bawaan dengan pengaturan tingkat kecerahan, berguna untuk aktivitas malam hari maupun keadaan darurat.
Seperti seri Instinct sebelumnya, ketangguhan menjadi nilai utama. Jam tangan ini memiliki bezel logam dua lapis, lensa safir tahan gores, dan telah melalui uji standar militer AS (MIL-STD-810). Ditambah dengan ketahanan air hingga 10 ATM, Instinct Crossover AMOLED siap dipakai dalam berbagai medan ekstrem.
Garmin melengkapi seri ini dengan fitur Dynamic Display, yang menggabungkan layar AMOLED dengan jarum berlapis Super-LumiNova, sehingga memberikan visibilitas optimal bahkan di kondisi minim cahaya.
Teknologi RevoDrive menjadi andalan lain. Sistem pintar ini menjaga presisi waktu dengan mendeteksi guncangan keras dan melakukan kalibrasi otomatis agar posisi jarum tetap akurat.
Struktur Rugged Design berbahan logam ganda membuat jam ini tahan terhadap benturan dan suhu ekstrem. Fitur tambahan seperti kompas, GPS multi-band, dan senter LED menjadikannya perangkat yang bisa diandalkan untuk aktivitas luar ruang.
Untuk mendukung kesehatan pengguna, Instinct Crossover AMOLED menyediakan pemantauan detak jantung 24 jam, kualitas tidur, Pulse Ox, serta fitur Body Battery yang membantu memahami tingkat energi tubuh sepanjang hari.
Garmin Instinct Crossover AMOLED hadir dalam ukuran 46 mm dan mulai tersedia di Indonesia pada 31 Oktober 2025. Produk ini dijual dengan harga Rp10.819.000 dan bisa dibeli di Garmin Brand Store maupun Garmin Official Store online.
Garmin juga menawarkan dua pilihan warna, Charcoal dan Bronze/Sunburst, sementara bagi pengguna yang menyukai tampilan tangguh tersedia varian Tactical-Black dengan harga Rp12.679.000.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya