Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(c) Ratumakan Kitchen
Ngaku aja deh, sebagai orang Indonesia, menikmati makan tasanya kurang lengkap kalau nggak ada tambahan sambal. Nggak bisa dipungkiri, sensasi pedas yang hadir dari sambal favorit memang bisa bikin makan apa saja makin nikmat. Berawal dari hobi makan dan kecintaan terhadap sambal ternyata juga bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan, lho.
Hal ini juga yang dialami oleh Caroline Margareth. Mengaku memiliki hobi masak dan doyan makan, ia pun mulai menekuni bisnis sambal kemasan dengan nama Ratumakan Kitchen di Jakarta. Intip ceritanya lebih jauh, yuk!

Dalam wawancara bersama tim ManisdanSedap.com, Caroline mengaku memang sudah hobi masak sejak lama. Namun, kesukaannya ini baru benar-benar diseriusi setelah tidak bekerja kantoran.
“ Usaha dibuka bulan Maret 2022. Dari dulu memang hobi masak, cuma baru kesempatan mulai usaha setelah sudah tidak bekerja kantoran. Kena dampak layoff di kantor tempat bekerja dan akhirnya memberanikan diri untuk buka usaha. Inspirasi utama ingin menjadikan passion sebagai sumber penghasilan utama,” ungkap Caroline.

Ratumakan Kitchen jadi nama yang dipilih untuk usaha yang dikembangkannya tersebut. Inspirasinya sederhana, karena ia menyukai kulineran dan makan-makan. Ratumakan Kitchen fokus di menu sambal yang awal idenya justru tidak disengaja.
“ Kebetulan waktu itu pernah coba cakalang kecombrang. Ternyata suka sama kecombrang. Terus cari-cari resepnya dan coba buat ternyata enak dan coba kasih ke teman juga pada suka,” lanjut Caroline.
Ratumakan Kitchen menghadirkan berbagai varian sambal yang jadi menu andalannya. Mulai dari Sambal Kecombrang, Sambal Teri Kecombrang, Sambal Cumi Asin Pete dan Non Pete, juga ada Ayam Ungkep. Dari berbagai macam varian tersebut, ia mengaku yang jadi andalan adalah Sambal Kecombrang.
Untuk pemesanannya sendiri, Caroline masih menerapkan sistem pre order maksimal H-2. Menu sambal dari Ratumakan Kitchen bisa bertahan 2 hari di suhu ruang, 7 hari di kulkas dan 2 minggu di freezer sehingga cocok menjadi stok menu pendamping di rumah.

Selama menjalani usaha kuliner tersebut, Caroline mengaku tantangan terbesarnya adalah soal promosi usaha. “ Tantangannya lebih ke marketing. Jadi gimana cara orang percaya dan memutuskan beli produk kita. Semua masih dilakukan sendiri dari admin, masak, dan marketing,” lanjutnya.
Ia pun memiliki harapan untuk terus bisa mengembangkan bisnis dan memperkenalkan produknya yang lebih luas lagi. “ Bisa makin dikenal di seluruh Indonesia. Bisa ekspor juga ke luar negeri karena ke depannya mau buat tambahan makanan frozen Indonesian Food. Jadi yang kangen makanan Indonesia bisa beli produk kita,” pungkasnya.
Harapan Caroline untuk mengembangkan bisnisnya pun mendapatkan dukungan penuh dari ManisdanSedap.com. Platform yang satu ini menjadi bagian dari KLY (KapanLagi Youniverse) sebagai Digital Media Network yang menaungi Liputan6.com, Merdeka.com, KapanLagi.com, Dream.co.id, Brilio.id, Fimela.com, Bola.com, Bola.net, dan Otosia.com yang membantu para pencinta kuliner dalam melakukan pre order menu favorit mereka.
Namun, nggak hanya itu saja karena ManisdanSedap.com juga mendukung para pelaku UMKM lokal. Platform ini berperan sebagai ‘etalase’ online yang memajang produk jualan mereka, jadi bisa meningkatkan promosi produk. Dilengkapi juga dengan fitur tombol pemesanan, tinggal klik saja maka kamu akan langsung terhubung ke nomor WhatsApp untuk melakukan pemesanan. Transaksi dilakukan di luar platform, jadi makin mudah!
Reporter: Maretha Norma
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya