Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto Ilustrasi Menggunakan Sosial Media (digitaltrends.com)
Dream - Di sebuah ruang konferensi semua mata sedang tertuju pada layar TV. Yang ada di ruangan itu, termasuk Brian Petterson, sedang memelototi sebuah akun Twitter yang dipenuhi dengan gambar pria kekar bertato dengan pose-pose yang macho.
Brian geleng-geleng kepala dan mengatakan, " Akun ini terlalu kasar." Dia pun melanjutkan, " Akun ini tidak cocok dengannya." Kata 'dengannya' yang diucapkan Brian merujuk pada seorang sarjana yang sedang mencari kerja.
Saat ini banyak perusahaan menggunakan Google untuk mencari tahu data pelamar sebelum memanggil mereka untuk interview. Dan sarjana pemilik akun tersebut sedang meminta bantuan perusahaan di mana Brian dan rekan-rekannya bekerja.
Go Fish Digital merupakan salah satu perusahaan manajemen reputasi online yang akhir-akhir ini mulai marak di internet. Tugas Go Fish Digital adalah memoles data personal seseorang secara online agar bisa memancing atau setidaknya menarik perhatian perusahaan untuk merekrutnya.
Jasa manajemen reputasi seperti yang dilakukan Go Fish Digital sangat diminati oleh selebriti, perusahaan dan klien kelas atas lainnya. Perusahaan manajemen reputasi memiliki petunjuk dasar dalam memoles reputasi secara online.
Termasuk bagaimana membangun konten positif dan membuang link atau konten negatif dari halaman pertama hasil pencarian di Google, bagaimana Google bisa menentukan 'nilai autocomplete' nama klien sehingga begitu diketik akan langsung muncul di kotak pencarian.
Selain itu, perusahaan manajemen reputasi juga bekerja agar nama klien menjadi brand tersendiri dengan mendaftarkan nama domain dan membangun profil di media sosial dan situs profesional lainnya.
Kelley Bishop, direktur pusat urusan karier di College Park, University of Maryland mengatakan, selalu mengajarkan kepada siswanya jika mereka ingin mengembangkan 'kehadiran' online mereka secara profesional, mereka sebaiknya menyewa perusahaan manajemen reputasi.
" Hal itu untuk menyingkirkan hal-hal buruk tentang mereka secara online, dan membangun nilai-nilai profesional dengan baik," katanya.
Salah satu contoh lain adalah Casey Fabris, seorang mahasiswa jurnalistik Syracuse University yang menyewa perusahaan manajemen reputasi untuk membuatkan sebuah situs profesional. Dengan membayar US$6000, Fabris mengatakan situs tersebut sangat membantunya dalam mencari tempat magang dan membangun jaringan profesional dengan banyak perusahaan.
" Semua orang, terutama pengusaha masa depan, akan lebih sering melakukan 'googling' terhadap calon karyawan dan karyawannya," kata Fabris.
" Jadi sangat penting untuk memiliki sebuah tempat di mana mereka bisa mendapatkan semua informasi tentang Anda," imbuhnya.
Dia menambahkan sangat penting untuk memiliki brand yang kuat, dan sebuah situs profesional adalah tempat yang bagus untuk membangun brand itu.
(Sumber: Gulfnews)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya