Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Yuanita Andriani (Dream.co.id/Kusmiyati)
Dream - Nama Yuanita Andriani sepertinya masih asing di telinga pecinta fashion hijab Tanah Air. Namun, karyanya sudah dikenal sampai negeri seberang.
" Saya memang tidak terkenal, tapi saya yakin dan percaya diri dengan hasil karya saya, kini produk Hijmi by Yuan telah dikenal hingga Malaysia," ujar Yuanita ketika ditemui Dream.co.id di Cibinong City Mall, Bogor, Jumat 20 Juni 2014.
House of Hijmi by Yuan miliknya berdiri sekitar 2012. Butik Yuan didesain begitu feminin, kental dengan konsep vintage classic warna pastel. Di antara jajaran toko busana muslimah yang terletak di pojokan lantai GF, Hijmi by Yuan yang paling berbeda.
" Memang sengaja dibuat seperti ini karena saya suka yang vintage classic. Saya ingin semua yang datang merasa nyaman dan ingin tampil beda dengan yang lain," ujar wanita kelahiran Bandung, 14 Juni 1982 ini.
Nama brand Hijmi itu dipetik dari kata 'Hijab and Me' yang menurut Yuan menggambarkan karakter seorang muslimah. " Itu artinya hijab dan saya semoga semua muslimah selalu bangga dengan dirinya sendiri. Butik ini juga menggambarkan karakter saya yang feminin," kata Yuan.
Bukan hanya konsep butiknya yang dibuat nyaman, Yuan sendiri selalu menyambut tamu dengan ramah.
Seperti yang terjadi pada siang ini, salah satu pelanggan setia Hijmi by Yuan, Damayanti. Ibu yang satu ini dimanjakan Yuanita dengan pelayanan yang begiti ramah, Yuanita mendengarkan semua pertanyaan yang diajukan sembari berkonsultasi seputar hijab.
" Alhamdulillah dengan pelanggan itu tak pernah merasa berjarak, mereka semua sering berkonsultasi sebelum membeli," kata istri Tandang Yuliadi Dwi Putra ini.
Ibu dari Agha Danish ini mengaku sangat senang bila langsung berkomunikasi dengan pelanggan. Kebiasaan ini didapatnya karena Yuan pernah merasakan menjual pakaian di bazaar pasar kaget.
" Dulu mulai jualan selain online juga ikut bazaar yang pakai terpal. Alhamdulillah ada butik sekarang dan alhamdulillah pelanggan yang dulu itu masih setia sampai sekarang," kata Yuan.
Perjalanan Yuan tak lepas dari hambatan dan tantangan di dunia fashion. Tersenyum dan rasa ikhlas yang membantunya untuk terus berjuang menjadi yang lebih baik.
" Sekarang banyak plagiat, itu tantangan saya sampai sekarang. Saya berusaha betul menjaga desain saya supaya tak pasaran," kata Yuan.
Bisnis yang dimulai dengan modal Rp10 juta itu, kini terus melonjak. " Alhamdulillah omzetnya bisa tiga kali dari modal dulu. Semoga lancar dan saya sangat bahagia bila semua pihak selalu mendukung, karena fashion hijab Indonesia akan semakin bagus," kata Yuan. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya