Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Merebaknya virus Covid-19 di Indonesia, membuat kita harus ekstra dalam melakukan bersih-bersih rumah. Bukan hanya sekadar menyingkirkan debu, tapi juga melakukan disinfektan agar virus dan bakteri berbahaya tak berkembang biak di rumah.
Banyak cara untuk melakukan disinfektan yang bisa dilakukan sendiri. Salah satunya adalah dengan menggunakan formula bleaching atau pemutih yang biasa digunakan untuk membersihkan pakaian.
Campur dengan air lalu semprotkan ke perabot yang ingin didisinfektan. Mudah, bukan? Nah, agar pembersihan dengan larutan disinfektan efektif, ada dua hal yang perlu dihindari. Apa saja?
© Dream
Setelah menyemprotkan cairan disinfektan, jangan langsung dilap. Biarkan dulu selama sekitar lima menit agar formula aktifnya bisa membunuh virus dan kuman. Beberapa produk biasanya memiliki petunjuk sendiri.
Jika menggunakan produk tertentu, selalu baca panduan pemakaiannya. Dengan mendiamkannya selama beberapa menit akan membuat proses disinfektan jadi lebih efektif.
© Dream
Sebagian besar disinfektan tidak memberikan perlindungan yang terus menerus. Virus dan kuman bisa datang dari mana saja, bahkan melalui angin yang berhembus ke dalam rumah. Permukaan yang didisinfektan bebas kuman sampai disentuh lagi (baik dengan tangan, terkena cairan kotor atau partikel udara).
Untuk itu sebaiknya lakukan disinfektan pada barang yang sering disentuh saja. Seperti ponsel, gagang pintu, meja dapur, remote televisi, kunci rumah. Pastikan juga rutin cuci tangan pakai sabun setelah memegang sesuatu. Ini akan sangat mengurangi kontaminasi virus dan kuman.
© Dream
Dream - Kondisi seperti sekarang, dengan meningkatnya kasus virus corona di Indonesia, mau tak mau membuat kita harus lebih ekstra dalam menjaga kebersihan. Terutama kebersihan rumah, tempat berlindung utama.
Sally Bloomfield, profesor London School of Hygiene and Tropical Medicine mengungkap beberapa produk pembersih penting yang harus ada di rumah. Hal ini agar penyebaran kuman bisa diredam dan seluruh anggota keluarga lebih terjaga kesehatannya.
Segera sediakan produk-produk ini di rumah, demi kebersihan hunian dan kesehatan seluruh keluarga. Apa saja produknya?
Sabun cair
Untuk sementara, kurangi atau hindari menggunakan sabun batang. Hal ini karena penggunaan sabun batang dapat dengan mudah membuat kuman berpinah. Lebih baik gunakan sabun cair. Baik untuk mandi maupun cuci tangan.
" Selalu sediakan sabun cuci tangan, di tempat yang mudah diakses. Terutama di dekat kran. Biasakan untuk selalu cuci tangan setelah sampai di rumah dengan air mengalir," ungkap Bloomfield.
© Dream
Untuk permukaan yang kontak langsung dengan makanan seperti meja makan, piring, dan sendok garpu, Bloomfield merekomendasikan untuk menggunakan sabun yang mengandung antimikroba dan kemudian membilasnya dengan air bersih.
" Bisa juga gunakan semprotan disinfektan yang bisa membunuh kuman. Setelah itu bilas lagi permukaan dengan tisu yang telah dibasahi. Biarkan kering, baru kemudian bisa digunakan," ujar Bloomfield.
© Dream
Lap microfiber memang sangat baik untuk membersihkan permukaan berdebu. Jika tujuan utama adalah untuk mencegah penyebaran kuman maka pembersih yang direkomendasikan adalah tisu pembersih sekali pakai.
Biasanya berbentuk rol dengan tekstur lebih tebal. Lebih baik gunakan lap tisu ini ini karena lebih steril. Menggunakan lap yangberkali-kali, terutama jika kondisinya lembap malah akan jadi sarang kuman untuk berkembang biang.
" Ketika membersihkan permukaan dengan lap kain, mikroba pergi ke lap tersebut dan kemudian menyebar ke permukaan berikutnya dibersihkan," kata Bloomfield.
Sumber: Apartment Theraphy
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya