Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Doug Weaver
Dream - Kebiasaan dalam keluarga dan pola asuh orang tak dipungkiri sangat membentuk pribadi seorang anak. Termasuk kelak ketika seorang anak lelaki tumbuh menjadi suami, ayah atau kepala rumah tangga.
Apa yang diajarkan dalam keluarga terutama ibu akan jadi " modal" penting saat anak dewasa. Seperti pengalaman Doug Weaver, pemilik akun TikTok @dougweaverart, yang memiliki ibu super keren.
Lewat akun TikToknya ia bercerita kalau sang ibu menerapkan kurikulum yang diberi nama " Husbands in Training" untuk diajarkan pada putra-putranya. Hal ini agar nantinya sang anak bisa menghargai perempuan, menjadi suami dan ayah yang baik.

Lewat video, Doug bercerita kalau ajaran ibunya dimulai ketika mereka masih anak-anak. Pelatihan yang diberikan ibunya antara lain memahami persetujuan, dasar-dasar menghormati wanita dan semua hal yang membuat putranya menjadi manusia yang baik.
" Ada banyak hal yang sangat bagus dalam kurikulum itu. Seperti apa yang harus dilakukan jika pasangan mengatakan sesuatu dan informasi yang mereka berikan salah," ungkap Doug.
© Dream
Menurut Doug, ia dan saudara-saudaranya saat itu memang dalam usia dini ketika menjalani " Husbands in Training" . Doug bercerita bagaimana pelajaran yang ia dapatkan saat kecil dari ibunya mempengaruhi dia sepanjang hidupnya.
Pelatihan dari sang ibu berdampak pada pernikahannya serta cara ia membesarkan anak-anaknya sendiri. Bagaimana menanganinya jika mereka mengatakan sesuatu yang salah di depan umum versus secara pribadi, kapan waktu yang tepat untuk mengoreksinya," kata Doug.
Hal pribadi seperti pornografi juga dibahas oleh ibunya. Doug pun berencana untuk menerapkan ajaran tersebut pada putranya.
" Saya pasti membesarkan putra saya untuk memahami cara kerja consent (persetujuan) dan bahwa perlunya consent tidak berakhir ketika sudah menikah—bahwa segala sesuatunya masih perlu konsensus. Mengidentifikasi kapan perempuan berada dalam kesulitan atau dalam bahaya karena laki-laki lain, kapan harus campur tangan dan bagaimana campur tangan yang tepat," ungkap Doug.
© Dream
Bukan sekadar diajarkan, tapi ibu dari Doug juga membuat sertifikat khusus. Sertifikat tersebut ditanda tangani oleh sang ibu dan diberikan pada Doug dan saudara lelakinya ketika mereka menikah.

" Dia ingin kita tahu bagaimana berada dalam hubungan jangka panjang yang sehat, dan kita bisa berlatih memperlakukan setiap wanita yang kita temui dengan hormat, dimulai dengan dia," ujar Doug.
© Dream
Unggahan video tersebut menjadi viral di berbagai media sosial. Komentar positif pun bermunculan dan meminta Doug serta ibu untuk berbagai kurikulum tersebut. Lihat videonya di sini.
" Ibumu adalah legenda," tulis salah satu akun.
" Ini adalah tanggung jawab yang sangat besar untuk membesarkan anak laki-laki karena kemampuan mereka melakukan kebaikan atau kerusakan diperkuat karena status mereka di masyarakat," ungkap akun lain.
" Dunia membutuhkan kurikulum ini!," komentar warganet.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya