Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Source: Shutterstock.com
Dream - Alat kontrasepsi selalu dianjurkan kepada pasangan suami istri yang ingin mengontrol kelahiran. Tak hanya bagi perempuan, para suami juga dianjurkan untuk menggunakan 'pengaman' berupa kondom.
Namun kamu para suami tak bisa sepenuhnya yakin alat kontrasepsi itu bisa 100 persen mencegah terjadinya pembuahan. Banyak pasangan yang berhubungan intim memakai kondom, namun masih mengalami kehamilan.
Penelitian di 14 negara bahkan membuktikan banyak kesalahan memakai kondom yang akhirnya menyebabkan kehamilan serta penyakit menular seksual.
Dilansir dari Sehatq.com, penelitian yang dilakukan oleh Stephanie Sanders dan peneliti di The Kinsey Institute, Indiana University mengungkapkan berbagai kesalahan pemakaian kondom paling umum di Amerika Serikat serta Inggris. Berikut kesalahan yang paling umum dilakukan:
1. Sebanyak 17-51 persen orang memasang kondom saat penetrasi dan hal ini dapat menyebabkan pertukaran cairan praejakulasi.
2. Sebanyak 13-45 persen orang melepaskan kondom sebelum hubungan seksual berakhir.
3. Sebagian responden memakai kondom terlalu ketat, sehingga tidak ada ruang untuk menampung sperma.
4. Sebagian besar orang tidak memeriksa kondisi kondom sebelum dipakai.
5. Sekitar 1-41 persen responden mengalami kondom pecah.
6. Beberapa responden memakai kondom terbalik dan memiliki risiko terjadi pembuahan ketika memasangnya kembali.
7. Beberapa orang membuka bungkus dengan cara yang salah dan membuat kondom tidak dapat dipakai.
8. Sebagian kecil responden memakai kondom bekas.
1. Pertama-tama, pilih kondom yang berukuran pas.
2. Pastikan kondom tidak rusak maupun kedaluwarsa.
3. Dorong bungkus kondom ke dalam agar isinya tidak robek.
4. Perlahan buka bungkus kondom dari pinggir ke arah luar. Bukalah menggunakan jari agar kondom tidak robek.
5. Pegang ujung kondom dengan ibu jari dan telunjuk agar tidak ada udara yang terperangkap di dalamnya.
6. Pastikan gulungan karet berada di bagian luar.
7. Pegang ujung kondom dan pakailah secara perlahan ketika ereksi.
8. Gunakan satu tangan untuk menahan bagian atas kondom. Sedangkan, tangan lainnya membuka gulungan kondom agar seluruh area penis tertutup.
(Sumber: Sehatq.com)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS