Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Naik Motor. (Foto: Shutterstock)
Dream – Setiap kendaraan bermotor dibekali dengan banyak lampu. Salah satunya adalah lampu sein.
Dikutip dari Wahana Honda, Jumat 16 Oktober 2020, lampu sein berfungsi sebagai indikator motor yang akan berbelok. Keberadaan lampu ini berguna sebagai indikator motor yang ditumpangi akan berbelok ke kanan atau kiri.
Sayangnya, di jalan, orang yang menyalakan lampu sein justru berbelok ke arah kiri atau sebaliknya. Walaupun sepele, hal ini cukup meresahkan pengendara motor yang lain.
Selain tidak sesuai dengan aturan, menyalakan sein motor yang berbeda justru akan bisa membahayakan orang lain.
Peran penting lampu sein yang selanjutnya adalah untuk mengurangi tingkat risiko terjadinya kecelakaan. Bayangkan jika semua motor tidak dibekali lampu sein. Orang-orang tidak akan tahu ke mana saja motor yang ada di depannya akan berbelok.
Sudah pasti kondisi jalanan dan lalu lintas akan kacau. Untuk itu, keberadaan lampu sein ini bisa dibilang cukup krusial. Namun, banyak orang yang menyepelekan eksistensinya.
Tanpa lampu sein, mereka yang berkendara di jalan akan rawan mengalami kecelakaan. Tidak ada indikator apapun yang dapat dijadikan pertimbangan dalam mengambil keputusan saat di jalan raya.
Misalnya, saat akan menyalip motor di depan, kamu harus memperhatikan lampu sein motor tersebut. Jika lampunya menyala bagian kanan, maka sebaiknya urungkan niat untuk menyalip dari sisi tersebut. Tunggulah sampai motor itu berbelok dan baru bisa menerobos jalanan di depan.
Apa yang akan kamu lakukan jika melewati jalanan yang punya dua jalur, namun ingin berpindah jalur? Jawabannya, menyalakan lampu sein.
Menyalakan lampu sein ini penting ketika hendak berpindah jalur. Dengan begitu, pengemudi lain bisa mengetahui sekaligus mengantisipasinya.
Dengan begitu, mereka bisa menurunkan kecepatannya dan mengurungkan niat jika akan menyalip kendaraan kita.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya