Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Virus HIV
Dream - Hoaks atau berita bohong cukup sering terjadi di dunia kesehatan. Salah satunya seputar penularan HIV/AIDS. Banyak yang percaya kalau virus HIV/ AIDS bisa ditularkan melalui kolam renang atau bersentuhan kulit.
Kabar itu tidaklah benar. Berita bohong tersebut hanya memperparah stigma terhadap penderita HIV/ AIDS. Jangan sampai terjebak dengan berita bohong seputar penyakit tersebut.
"Masyarakat perlu memahami faktanya, ada banyak hoaks soal penularan HIV yang tentunya tak bisa dipertanggungjawabkan," ujar Adyana Esti, dokter di Klinik Angsamerah, saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Seperti hoaks penularan HIV yang membuat para penderitanya semakin dijauhi. Antara lain bisa menular melalui pisau cukur, alat makan, berciuman, kolam renang, pakaian bekas, pembalut dan masih banyak lagi.
"Faktanya HIV/AIDS hanya dapat menyebar melalui cairan tubuh seperti darah, sperma, cairan vagina, dan air susu ibu (ASI). Jika virus dalam jumlah sedikit maka tidak cukup untuk menularkan," kata Adyana.
Virus HIV akan mati dalam waktu kurang dari satu menit jika keluar dari tubuh manusia. Dokter Esti menambahkan, masyarakat juga masih sulit membedakan HIV dan AIDS. Hal ini menciptakan persepsi bahwa orang dengan HIV sudah pasti terkena AIDS, dan orang dengan HIV tinggal menunggu waktu untuk meninggal.
"Ini yang salah kaprah di masyarakat. Orang dengan HIV masih bisa hidup normal dan mengejar mimpi mereka asal mendapat pengobatan yang cepat dan tepat. HIV tidak selalu berakhir dengan AIDS, namun orang dengan AIDS sudah pasti terserang virus HIV," ujarnya.
HIV adalah jenis virus (Human Immunodeficiency Virus) yang menyerang kekebalan tubuh manusia. Virus ini menyerang T cell, yang merupakan bagian dari sel darah putih yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh.
Bila T cell rusak, maka tubuh akan kehilangan kemampuan mengenali virus dan bakteri yang masuk ke dalam tubuh.
Laporan Rahma Yultus
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
