BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
Street Art, Old Town Central Hong Kong.
Dream - Mau jalan-jalan keluar negeri tapi masih bingung negara mana yang akan dikunjungi? Hong Kong bisa jadi pilihan terbaik nih buat kamu.
Pasalnya, Hong Kong punya banyak destinasi menarik yang bisa memuaskan hasrat berliburmu. Bahkan, kini ada destinasi baru yang sedang hits banget. Apalagi kalau bukan Old Town Central yang bisa memanjakan para penikmat seni.
Apa menariknya destinasi yang satu ini? Apa saja yang ditawarkan. Nah Dream Travel akan mengulasnya buat kamu.
Terletak di lingkungan Old Town Central yang kini tengah digandrungi, kamu dapat melangkah ke Hollywood Road, rumah dengan kekayaan arsitektural tua yang menggabungkan seni jalan, makanan lezat, dan toko seni.

Hollywood Road mencakup segala sesuatu yang kamu butuhkan untuk seni, kesenangan, dan makan. Hollywood Road adalah wujud yang tak biasa dari keunikan di jalanan terbuka, menjadikannya magnet bagi pecandu seni dan pecinta makanan.
Old Town Central sendiri adalah salah satu jalan tertua di Hong Kong yang dipenuhi dengan galeri dan toko barang antik yang menawarkan karya kuno dan kontemporer, dari Asia dan Barat. Ekspresi kreativitas yang sangat berbeda dapat terlihat dalam bentuk grafiti di dinding gang-gang kecil yang mengarah ke jalan, memberikan cara baru yang menyegarkan saat bepergian ke Hong Kong.

Pengunjung dapat berjalan santai, manjakan mata di seni jalan dan graffiti di beberapa jalan serta gang yang memotong jalan raya. Ari Mahardika, salah satu perancang dan fotografer Indonesia yang tinggal di Hong Kong bahkan mengaku senang menghabiskan waktu luangnya dengan berjalan-jalan di Old Town Central.

" Lukisan dinding Old Townhouse di persimpangan 46 Graham St dan 48 Hollywood Rd dan lukisan dinding Urban Pub di sebelah Leaf Desserts di 2 Elgin Street," kata Ari merekomendasikan beberapa spot favoritnya di Old Town Central.

Selain berjalan-jalan di Hollywood Road, tempat lain yang bisa dinikmati pengunjung adalah PMQ. Dulu dikenal sebagai Police Married Quarters, PMQ sekarang menjadi rumah seniman yang menjanjikan dan perancang di Hong Kong. Pengunjung tidak hanya dapat menemukan seni tapi juga barang-barang asli, studio kreatif, dan karya buatan perancang. Untuk memberi wawasan lebih lokal, PMQ menyelenggarakan banyak pameran dan lokakarya sepanjang tahun.
Tak habis sampai di situ, di balik setiap seni jalanan di Old Town Central, kita juga dapat memanjakan diri untuk mencoba dan merasakan seni bawah tanah Hong Kong yang menghibur. Setiap malam Peel Fresco mengadakan pertunjukan live jazz sampai rock hingga Cantopop. Popsy Room, sebuah lounge lokal juga mengadakan pameran menarik di dalam galeri oleh seniman-seniman lokal.

Tempat-tempat ini sangat populer bagi pengunjung untuk makan dan minum sembari menikmati lukisan inspiratif serta pertunjukan musik. Pengunjung juga bisa menikmati santapan pribadi di malam hari di The Popsy Room dimana mereka menyajikan hidangan gastronomis.
Ari Mahardika kembali merekomendasikan salah satu adegan seni underground favoritnya di Old Town Central. " Karena saya menyukai musik, terutama musik jazz, saya akan merekomendasikan Peel Fresco Music Lounge di Peel Street. Kecil tapi nyaman dengan desain interior vintage. Sebuah restoran bertema seni dengan live show hampir setiap malam. Sangat cocok untuk menikmati makanan dan bersantai dengan musik," katanya dikutip dari keterangan pers tertulis, Rabu 31 Mei 2017.

Pengunjung juga bisa menemukan makanan tradisional di restoran lokal di dalam Old Town Central, seperti rumah teh tradisional, dai pai dong, atau dim sum. Ada banyak kedai teh tradisional dengan sejarah yang kuat seperti Lin Heung Tea House, didirikan pada abad ke-20. Jangan lupa untuk mencoba dai pai dong, warung makanan terbuka yang terbuat dari besi dan dikelilingi meja dan bangku yang bisa dilipat.
" Siapkan kamera setiap saat, selalu ada pemandangan yang menarik untuk dipotret (lukisan dinding, orang, bangunan). Dan juga coba makanan lokal di restoran lokal. Rasakan kehidupan siang dan malam Hong Kong," jelas Ari.


Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
