Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Deki Prayoga/Dream
Dream - Bunka School of Fashion turut unjuk gigi di gelaran Jakarta Fashion Week (JFW) 2020. Tujuh desainer muda berpartisipasi menampilkan koleksi dari tema besar 'Epitome'.
" Epitome berarti karakter yang berbeda. Setiap desainer mengeksplorasi imajinasi mereka, membuat baju dari hati dan menghasilkan koleksi luar biasa dengan finishing touch yang berbeda-beda," ujar Jessica, perwakilan dari Bunka School of Fashion di JFW 2020, Senayan City, Jakarta, Minggu 27 Oktober 2019.

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream
Audrey Clementine membuka pertunjukan dengan koleksi busana yang terinspirasi dari film 'Clueless'. Ragam busana motif plaid yang dipakai oleh karakter tokoh Cher, Dionne dan Tai Frasier diterapkan pada koleksi ini.
Ijing menyusul dengan koleksi 'Chinoiserie Chic' yang membawa penonton kembali ke zaman kerajaan Tiongkok. Busana khas permaisuri dirancang lebih modern tanpa meninggalkan sisi elegan dari aksen bordir dan aksesori etnik.

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream
Pelukis legendaris asal Meksiko, Frida Kahlo menginspirasi koleksi 'Eclectic' karya Ina dan Marcella. Kolaborasi mereka menghasilkan gaun klasik berornamen bunga.
" Frida memiliki banyak sisi dalam kehidupannya, tapi kita mengambil sisi kehangatan dan keceriannya meski memiliki kesedihan dan kesengsaraan," ujar Ina.

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream
Warna putih dipakai untuk melambangkan keanggunan Frida, nude untuk menunjukan kenyaman Frida terhadap dirinya, hitam dan merah simbol keberanian, serta hijau dan ornamen bunga melambangkan sosok Frida yang dekat dengan alam.

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream
Selanjutnya ada koleksi 'Notte Del Mistero' dari Benedicta Liem yang terinspirasi dari Carnival Venezia, salah satu karnaval paling meriah di dunia. Ornamen tajam melambangkan sisi aristrokrasi di Eropa zaman dulu.
Koleksi disusul oleh 'Chinese Warrior' karya Joe Aries Farah. Ia bermain dengan busana couture yang terinspirasi dari karakter Mulan.
" Sosok Mulan penuh dengan kegigihan dan semangat di mana pada zaman dulu, wanita tidak bisa melakukan pekerjaan laki-laki," kata Joe.

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream
Karakter Mulan diwujudkan dalam nuansa tembaga dan emas, warna yang biasa dipakai oleh para prajurit. Ia juga menambah detail burung sebagai simbol pengharapan dan ornamen tali yang bermakna Mulan terikat dengan masa lalunya sebagai perempuan.
Tak mau kalah, Anjanette Marvella Sutjiadi meluncurkan dua koleksi bertajuk 'Liberte' dan 'Qarte'. Desain keduanya terasa sangat kontras.

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream
'Liberte' terdiri dari koleksi serba denim yang melambangkan kebebasan. " Saya pakai bahan jeans dengan warna putih dan biru. Seperti yang kita tahu, jins bisa bebas dikreasikan ketika dipakai," tutur Anjanette.
Anjanette menutup pertunjukan dengan koleksi 'Qarte' yang menawan. Aneka couture dress yang spektakuler sukses menyita perhatian penonton.

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream
Ia tidak main-main ketika berurusan dengan busana couture. Busana dilengkapi dengan aksesori headpiece 3D dan detail extravagant yang terdapat di sekujur busana.
Tak hanya gaun pengantin putih, Anjanette mengeluarkan gaun hitam ala Black Swan dan batik yang diolah secara apik menyerupai bentuk ekor merak.

Foto: Annisa Mutiara Asharini/Dream
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya