Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ubin Motif Kayu/ Foto: Instagram @home_ideas_sharing
Dream - Aksen kayu pada lantai atau dinding rumah memang bisa memunculkan suasana natural dan nyaman. Sebenarnya, tak selalu harus menggunakan kayu karena material lain yang bermotif kayu juga lebih praktis.
Seperti aksen keramik motif kayu di rumah pemilik akun Instagram @home_ideas_sharing. Ia lebih memilih keramik tapi dengan motif kayu daripada kayu asli untuk lantai di taman mini di rumahnya.

Taman sebelum dilapisi keramik motif kayu/ Foto: Instagram @home_ideas_sharing
Sebelumnya lantai hanya dilapisi semen expose yang sudah halus. Awalnya, ingin dilapisi kayu kerena tamannya bernuansa tropis yang dipenuhi tanaman hijau.

Keramik motif kayu dipilih karena beberapa alasan. Salah satunya menurut pemilik rumah adalah motifnya beragam dan lebih ekonomis.
" Alasan memilih keramik daripada kayu beneran karena banyak alternatif motif, bisa disesuaikan selera.Harganya jauh lebih ekonomis dan terjangkau dibanding kayu dengan kualitas baik," tulisnya.
Ia juga mengungkap kerap lebih tahan air dibandingkan kayu. Untuk perawatannya juga cukup mudah.
" Secara visual tetep cantik, warm and homey, tapi tetep sejuk buat di injek kaki. Cocok buat hawa indonesia yang tropis dan cenderung panas," ungkapnya.
Mungkin bisa jadi pertimbangan Sahabat Dream dalam memilih jenis lantai untuk area indoor atau outdoor.
Dream - Dinding polos di sudut rumah bisa dimanfaatkan untuk menjadi taman yang menyejukkan. Kini sedang tren membuat taman vertikal, untuk membuat suasana rumah jadi lebih asri meskipun dengan tak ada lahan.
Inspirasi taman vertikal, bisa Sahabat Dream lihat di akun Instagram @maha.house. Ukurannya mungil tapi efeknya sangat besar pada nuansa rumah secara keseluruhan.

Awalnya hanya tembok polos biasa. Bagia atapnya dibiarkan terbuka dan mendapat banyak cahaya matahari.

" Ini adalah satu-satunya area taman indoor di #mahahouse yang ukurannya imoet banget. 3 x 1 . Taman vertikalnya sendiri 3x3 meter. Walau kecil ukurannya sebetulnya fungsi area ini vital banget untuk sirkulasi udara di lantai bawah," tulis pemilik rumah.
Taman tersebut merupakan sumber oksigen, filter udara alami dan membawa hawa sejuk untuk area kitchen-dinning-family room. Untuk membuat aliran oksigen maksimal, maka dibuatlah taman tersebut.

Dimulai dengan membuat rangka, lalu media tanam, diperhatikan juga pengairan dan pemeliharaan. Pemilihan tanaman juga diperhatikan dan disesuaikan dengan kondisi taman.
Perpaduan jenis tanaman dari warna dan karakteristik juga harus dipertimbangkan agar tampilannya menarik. Untuk biaya, menurut pemilik rumah sekitar Rp1,5 juta/ m2.
Tertarik membuatnya di rumah Sahabat Dream?
Lihat postingan ini di Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya