Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Stack.com)
Dream - Aroma tubuh yang tak sedap tentunya sangat mengganggu. Bukan hanya menurunkan kepercayaan diri tapi juga membuat orang lain di sekitar menjadi tidak nyaman. Jangan sampai Sahabat Dream tak peka jika memiliki masalah bau badan.
Bisa jadi masalah bau badan itu terkait syndrome langka, yaitu fish odour syndrome alias trimethylaminuria.
Fish odour syndrome adalah penyakit genetik yang langka. Penderitanya memiliki napas, keringat, cairan reproduksi, dan urin yang berbau ikan busuk. Kondisi ini biasanya terjadi sejak lahir.
Selain aroma tubuh yang tak sedap, sebenarnya tidak ada gangguan kesehatan lain yang menyertai penyakit ini. Namun penderitanya jadi bermasalah dengan hubungan sosial. Tak jarang menjadikan mereka depresi.
Sindrom ini adalah gangguan metabolisme yang disebabkan karena mutasi gen FMO3. Gen lalu menginstruksikan tubuh untuk mensekresikan enzim pemecah senyawa yang mengandung nitrogen, seperti trimethylamine (TMA).
Senyawa tersebut bersifat higroskopis, mudah terbakar, transparan dan memiliki bau amis. Kehadiran senyawa organik ini dalam jumlah berlebih bakal menyebabkan penyakit genetik langka.
Bau busuk yang dihasilkan karena penyakit ini berbeda dari orang ke orang. Ada yang menghasilkan bau busuk menyengat. Ada pula yang tidak terlalu kentara aromanya. (ism)

Stres, aktivitas fisik berlebih, dan menstruasi bisa menjadikan bau keringat semakin tajam. Mereka yang sudah menopause dan mengonsumsi pil kontrasepsi juga perlu waspada.
Bau tubuh seperti ikan busuk bisa ditekan secara alami dengan menghindari makanan yang mengandung trimetilamina, antara lain ikan, kuning telur, daging merah, kacang, dan kacang-kacangan.
Makanan yang mengandung kolin, nitrogen, karnitin, lesitin, dan sulfur juga harus dihindari karena dapat memicu bau busuk.
(ism, Sumber: Tantri Setyorini/ Merdeka.com)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS