Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pahamify Mempermudah Siswa Untuk Belajar. (Foto: Dream.co.id/Alfi Salima Putri)
Dream – Ada banyak hal yang tersedia dalam bentuk digital. Salah satunya adalah aplikasi belajar online.
Di aplikasi ini, siswa bisa mendapatkan tambahan ilmu melalui internet.
Salah satu platform yang menyediakan jasa belajar online adalah Pahamify. CEO dan co-founder Pahamify, Rousyan Fikri, mengatakan aplikasi ini mengedepankan konten berkualitas. Aplikasi itu mudah diakses seluruh siswa di Indonesia melalui smartphone.
Sesuai dengan motto, Belajar Jadi Seru!, aplikasi ini menciptakan elemen fun learning dengan menerapkan metode belajar seseru bermain games.
“ Konten berkualitas tidak hanya menjelaskan materi, tetapi juga tujuan dan bagaimana aplikasi ilmu dalam dunia nyata,” kata dia di acara peluncuran Pahamify, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat 19 Juli 2019.
Selain materi pelajaran, Fikri mengatakan Pahamify juga menyediakan layanan konseling Career Center. Layanan ini dikelola oleh psikolog Universitas Indonesia untuk membantu siswa mengenali minat dan bakat diri.
Aplikasi ini juga menyediakan profil dari berbagai universitas dan jurusan untuk mempermudah siswa memilih jurusan saat memasuki pergiruan tinggi.
“ Pahamify didirikan untuk melejitkan potensi para pelajar di Indonesia agar unggul di bidang sains teknologi” tambah Fikri.
Berbagai perbaikan pada aplikasi terus dilakukan, mulai dari tampilan antarmuka dan menu yang lebih intuitif, hingga visualisasi dan penambahan fitur lainnya.
Biaya berlangganan aplikasi dibandrol dengan harga mulai dari Rp50 ribu untuk 1 bulan, Rp110 ribu untuk 3 bulan, Rp170 ribu untuk 6 bulan, dan Rp260 ribu untuk 1 tahun.
Aplikasi ini bisa diunduh di Android dan iOS.
(Laporan : Alfi Salima Puteri)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya