Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Salah Satu Contoh Berhijab Sesuai Syar'i Dengan Menggunakan Gamis (Sumber: Nanbells.com )
Dream - Pakaian menjadi salah satu faktor penunjang dalam berpenampilan. Dalam dunia fashion, tren pakaian terus mengalami perkembangan.
Komunitas-komunitas pun muncul terkait cara berpakaian mereka. Beberapa hari ini media sosial sedang diramaikan dengan fenomena jilboobs atau jilbab dengan pakaian membentuk lekuk tubuh, terutama bagian dada.
Kehadiran komunitas jilboobs dalam media sosial facebook cukup menyita perhatian masyarakat termasuk para hijaber. Komunitas itu pun mendapat komentar-komentar negatif di media sosial. Melihat hal ini desainer dan enterpreuner, Temi Sumarlin menghimbau untuk tidak memojokan komunitas itu.
" Jangan menganggap diri kita lebih baik dari mereka, rangkul mereka," kata Temi Sumarlin saat berbincang dengan Dream.co.id, Kamis 7 Agustus 2014.
Temi mengatakan, masyarakat seharusnya memberitahu komunitas itu dengan komunikasi yang baik. Bukan dengan cara banyak mencela, mencaci, atau mencibir.
" Mungkin mereka sedang dalam tahap proses berhijab yang baik. Untuk membantu mereka ya kita beritahu soal berhijab yang benar," ujar Temi.
Temi berharap komunitas ini tidak terus merebak. Fenomena ini, kata dia, memang bukan fenomena baru. Tetapi jangan sampai ada lagi seperti itu. " Mari rapatkan barisan untuk saling memberitahu hal yang baik dan benar," papar pemilik label Temiko ini. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang