Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
(Foto: Shutterstock)
Dream - Kemacetan di Jakarta telah menjadi keseharian yang akan ditemui bagi warga ibukota. Jarak tempuh yang semakin lama bikin orang cepat bosan.
Meski macet sudah menjadi kebiasaan, bergelut dengan kemacetan tentu bukan hal yang mudah. Banyak pengguna jalan yang mudah terpicu emosi.
Dalam situasi terburuk, kemacetan bisa meningkatkan stres. Macet di jalanan Jakarta juga memunculkan istilah `tua di jalan`.
Seandainya macet di Ibukota telah menjadi keseharian kamu, sebaiknya sudah mempersiapkan diri dengan baik. Ada beberapa cara agar rasa stres tak mengganggu pikiran.
Berikut di antaranya:
1. Atur nafas saat stres
Saat berada di tengah-tengah kemacetan dan tak banyak yang bisa dilakukan untuk mengatasi macet Jakarta, cobalah untuk mengatur napas.
Caranya dengan menarik nafas dengan hidung dan mengeluarkannya lewat mulut. Lakukan ini minimal sebanyak lima kali.
Cara ini akan membantu otak memperoleh suplai oksigen yang cukup.
2. Ciptakan suasana yang menyenangkan
Stres merupakan reaksi tubuh pada kondisi yang tertekan. Reaksi ini kerap muncul secara spontan.
Agar kondisi stres tak menghampiri cobalah untuk membuat suasana berkendara menjadi lebih
menyenangkan misalnya, memutar musik favorit, atau menyalakan AC.

3. Berpikir positif
Stres juga kerap muncul akibat pikiran-pikiran negatif. Saat sedang stres, jangan biarkan diri
tenggelam dalam kemarahan atau pikiran-pikiran negatif.
Jika kamu terjebak macet Jakarta bersama keluarga atau teman, carilah topik obrolan yang menyenangkan. Pancing teman seperjalanan Sahabat Dream untuk bersenda gurau. Tawa yang tercipta dapat membantu mengatasi stress yang sedang dialami.
4. Hindari jam sibuk
Cara terakhir untuk mengatasi stres akibat kemacetan yaitu dengan tidak masuk ke dalamnya.
Kemacetan Jakarta umumnya terjadi ketika jam berangkat kerja dan pulang kantor.
Berangkat lebih awal tak hanya membantu menghindari macet, namu juga membantumu lebih produktif dan santai.
Saat pulang kerja, tunggulah hingga jam terpadat berakhir. Cara ini memang akan membuat kamu pulang terlambat, namun kamu dapat mengisi waktu itu dengan aktivitas yang mengasyikkan.
Untuk meredakan intensitas tubuh yang berat akibat kemacetan, kamu dapat meminum Larutan Penyegar Cap Badak.

Bahan-bahan alami yang terkandung dalam Larutan Penyegar Cap Badak misalnya Gypsum Fibrosum dan Galcareus Spar dipercaya mampu menurunkan intensitas tekanan tubuh.
Produk andalan Sinde ini terjamin halal, aman, dan khasiatnya sudah dibuktikan dari generasi ke generasi untuk mengatasi sariawan hingga sembelit, serta mampu menyegarkan tubuh.
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele