Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Ilustrasi (Shutterstock)
Dream - Sebentar lagi, Ramadan tiba. Bagi umat Muslim, yang sudah memenuhi syarat, wajib menjalankan puasa. Sebulan penuh.
Dan tahukah Anda, meski tak makan dan minum pada siang hari, ternyata puasa dipercaya mampu menjaga kesehatan tubuh --selain tentunya mendapat pahala.
Sudah banyak penelitian tentang manfaat puasa ini. Salah satunya hasil penelitian yang dilakukan sekelompok ahli nutrisi dari University of Southern California, Amerika Serikat.
Menurut guru besar Ilmu Biologi dan Penuaan universitas itu, Profesor Valter Longo, berpuasa bisa memberikan cukup waktu untuk membentuk sel baru yang mampu meningkatkan imunitas tubuh.
" Berita gembiranya, berpuasa dapat membuang sel-sel darah yang sudah rusak dan tua," kata Valter, dikutip Dream dari laman Malaysia News Hub, Rabu 17 Mei 2017.
Dalam laporan penelitiannya, para ilmuwan berkesimpulan bahwa berpuasa selama tiga hari dapat memperbaiki sistem kekebalan tubuh, terutama bagi pasien kanker yang menjalani kemoterapi.
Selain itu, berpuasa dapat memperbaiki ketahanan tubuh manula yang terus menurun karena faktor usia.
" Jika sistem sel tubuh Anda rusak parah akibat pengobatan kemoterapi atau melalui proses penuaan, dengan berpuasa ia mampu mengembalikan sel baru yang lebih baik," ucap Valter.
Puasa secara rutin juga dapat menambah sel darah putih dalam tubuh. Dengan meningkatnya sel darah putih dapat membantu memperbaiki sistem ketahanan tubuh seseorang.
Temuan terpenting para ilmuwan itu, puasa dapat menghindarkan seseorang pada risiko penyakit kanker dan tumor. Sebab, berpuasa dapat menurunkan enzim PKA, enzim pemicu kanker dan tumor.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
