Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif perlu digenjot untuk segera pulih dari pandemi Covid-19. Dibutuhkan inovasi serta kolaborasi dari semua pihak agar pemulihan sektor ini dapat berjalan dengan cepat.
" Kami melihat inovasi dan kolaborasi merupakan faktor krusial untuk mendukung seluruh ekosistem di sektor pariwisata agar dapat terus tumbuh, bahkan di saat pandemi," ujar Co Founder Traveloka, Albert, lewat webinar, Senin 4 Oktober 2021.
Mendukung upaya tersebut, Traveloka menghadirkan program kolaborasi melibatkan banyak pihak. Baik pelaku industri perjalanan, pariwisata, hingga ekonomi kreatif.
Lewat program Epic Sale yang berlangsung 5-11 Oktober 2021, aplikasi pemesanan online ini menawarkan potongan harga mencapai 80 persen untuk semua sektor seperti pariwisata. Mulai dari akomodasi, transportasi, restoran, atraksi, serta produk gaya hidup lainnya seperti salon, layanan kecantikan dan taman bermain.
Program Epic Sale juga mengutamakan penerapan safe travel dengan menekankan protokol kesehatan berbasis CHSE yang ketat. Fitur Traveloka Clean Partners dihadirkan untuk memungkinkan konsumen dengan mudah mengidentifikasi para mitra yang telah menerapkan protokol CHSE.
© Ilustrasi (Shutterstock.com)
Peluncuran program ini disambut baik Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. Sandi menilai program ini bisa membuka lapangan pekerjaan dan mendorong perekonomian tumbuh.
" Kami menyambut baik dan mendukung inisiatif Traveloka yang turut menggandeng puluhan ribu pelaku industri parekraf di Tanah Air ini," kata Sandi.
Selain itu, Sandi juga berharap sektor pariwisata di Indonesia kembali ramai didatangi wisatawan lokal. Ini sejalan dengan strategi yang digagas Kemenparekraf untuk memulihkan pariwisata.
" Program ini juga sejalan dengan tiga strategi kami, yakni Gercep (Gerak Cepat), Geber (Gerak Bersama), dan Gaspol (Garap Semua Potensi Lapangan Kerja) yang diharapkan mampu membangkitkan kembali sektor parekraf di Tanah Air," terang Sandi.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya