Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Setiap pakaian yang dipasarkan dibuat sedemikian rupa agar nyaman dikenakan. Termasuk pakaian dalam. Baik untuk pria dan wanita.
Pakaian dalam wanita biasanya terus berganti model dan lebih berwarna dibandingkan laki-laki. Tapi ternyata, banyak wanita muda yang suka meminjam celana pasangannya.
Hal ini karena merasa lebih nyaman saat menggunakannya. Bahkan melebihi pakaian dalam mereka sendiri. Kok bisa?
Dilansir dari cetusnews, penelitian ini telah diikuti 2.000 orang berusia antara 18 sampai 24 tahun. 42 Persen di antaranya adalah wanita yang telah mengenakan celana dalam pria lebih dari sekali dalam satu tahun terakhir.
Studi itu menemukan, hanya 17 persen pria di kelompok usia yang sama telah meminjam pakaian dalam pasangannya.
Seorang juru bicara sebuah perusahaan fashion mengatakan alasan hal tersebut bisa terjadi. Alasannya, karena desain yang diciptakan untuk pria, bukan kepada modelnya.
"Pria mendapatkan keuntungan dari desain yang memberi dukungan dan kenyamanan lebih dulu," ujar juru bicara perusahaan.
Nyatanya, berbeda dengan wanita, di mana desain lebih utama dibandingkan dengan kenyamanan. Bisa Anda lihat banyak sekali model celana dalam wanita yang cukup 'menyakitkan' saat dipakai, contohnya, g-string.
Sementara pakaian dalam pria dibuat untuk menutupi semua area sensitif, yang justru akan membuatnya lebih nyaman.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari