Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Para Desainer Indonesia Fashion Forward Berbagai Generasi. (foto: Dream.co.id/Ratih Wulan Pinandu)
Dream - Serangkaian program menarik diselenggarakan jelang berlangsungnya event tahunan Jakarta Fashion Week. Salah satunya dengan menghadirkan pop-up store Fashionlink x #BLCKVNUE di lantai 2 Senayan City, Jakarta Selatan.
Dituturkan Direktur JFW, Lenny Tedja, pop-up store ini telah dibuka sejak awal September lalu hingga Januari 2017. Dimeriahkan oleh beragam koleksi dari berbagai label dan desainer jebolan Indonesia Fashion Forward.
"Fashion link sudah mulai sekitar 3 tahun lalu awalnya sebuah program yang digabung dengan JFW. Diadakan setahun sekali dengan konsep B2B dan B2C," ungkap Lenny di Senayan City, Jakarta Selatan, Rabu 14 September 2016.
"Lalu sekarang konsep menjadi berkembang dengan B2C dan bisa punya toko, bazaar, pop store seperti yang kita miliki," tambah dia.
Sebanyak 16 desainer menampilkan berbagai koleksi lama mereka. Beberapa dari mereka mengaku bahwa baju-baju yang dijual di pop-up store tersebut merupakan koleksi dari JFW tahun lalu, rancangan saat show di luar negeri dan koleksi lebaran.
Sedangkan konsep display dibagi menjadi lima zona fashion style yaitu luxury, premium, quirky, modest dan tak ketinggalan aksesori. Nah, buat yang mencari modest wear, ada rancangan dari Norma Hauri dan Rani Hatta yang ikut bergabung.
"Kisaran harga dari mulai Rp. 250.000-300.000 hingga 4 juta untuk yang premium," ujar Lenny menambahkan.
Sehingga ke depannya, Lenny berharap agar pop-up store yang mereka rintis ini dapat melatih para desainer untuk mengembangkan bisnisnya. Baik di lingkupan pasar lokal maupun menembus pasar global.
"Kami berharap cara seperti ini dapat membuka jalan bagi para brand lokal untuk memasuki induatri fashion ritel tanah air dan internasional," imbuh Marketing Director Senayan City, Halina Ng.
Menariknya lagi, selain berbelanja para pengunjung yang datang dapat menikmati sajian food dan bevarage hasil kerjasama dengan M&Gold.
Jadi setelah lelah berkeliling di area 348 persegi, mereka bisa juga duduk-duduk di sofa yang di letakan di sudut cafe.
"Untuk interior dan furnitur kita bekerjasama dengan Fabelio jadi pengunjung dapat membeli produk furnitur mereka juga selama cara berlangsung," tutup Lenny.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran