Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Shutterstock.com
Dream - Penuaan dini kini marak menimpa masyarakat Indonesia. Bukan hanya wanita, pria pun mengalami hal yang sama.
Menurut Fitri Amalia, seorang dermatologis, peristiwa itu disebabkan gaya hidup tidak sehat yang saat ini justru digandrungi oleh masyarakat Indonesia.
" Seperti sering mengonsumsi junk food berdampak buruk bagi kolagen," jelas Fitri di Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis, 19 Oktober 2017.
Kolagen, lanjut Fitri, merupakan protein terbesar dalam tubuh yang menjaga kulit agar lembab. Namun produksi kolagen dalam tubuh akan menurun di usia sekitar 35 tahun.
" Karena gaya hidup yang tidak sehat, kini kolagen mulai menurun produksinya di usia 25 tahun," jelasnya.
Meski produksi kolagen akan berkurang seiring bertambahnya usia sehingga penuaan tidak dapat dielakkan, Fitri menerangkan jika orang yang memiliki wajah berminyak justru terhindar dari masalah penuaan itu.
" Buat yang wajahnya berminyak, harusnya disyukuri. Karena semakin kulit itu lembab, semakin sulit untuk menua," tegasnya.
Fitri menjelaskannya, secara sederhana mengenai hal tersebut. Menurutnya, antara sel kulit berminyak dan kukit kering, jika dilihat di bawah mikroskopik, kulit kering cenderung akan memperlihatkan rongga-rongga yang membuat kerutan terlihat dengan jelas.
Maka, menurut Fitri, orang yang memiliki kulit kering pasti akan kelihatan lebih tua dibanding orang yang kulitnya berminyak.
" Tapi kulit berminyak itu bukan berarti sepenuhnya bagus. Karena dia punya masalah lain seperti jerawat," lanjutnya.
Untuk itulah bagi Sahabat Dream yang memiliki wajah berminyak, pandai memilih perawatan mana yang sesuai dengan kulit wajah agat tidak menimbulkan masalah baru seperti jerawatan dan komedo.
" Pilih perawatan yang sesuai tipe kulit. Harus jaga kebersihan, biar kotoran tidak nempel, pilih cleansing yang sesuai dgn tipe kulit, bisa aja satu orang kebutuhan cleansingnya beda-beda, tergantung situasi kulitnya saat itu, kalau lagi jerawatan ya pakai cleansing yang berat, kalau tidak pakai cleansing yang lebih mild," kata Fitri.
Selain memilih cleansing yang tepat, penggunaan rejimen untuk mengangkat kotoran yang menumpuk diharuskan pula oleh Fitri, agar kulit tidak gampang jerawatan. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya