6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Mobil Buatan Dalam Negeri Kerek Penjualan Suzuki Tahun 2020.
Dream – Pasar kendaraan roda empat nasional turun 50 persen pada tahun 2020. Namun, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengklaim bisa bertahan pada periode Januari-Desember 2020.
Dikutip dari keterangan tertulis SIS, Kamis 14 Januari 2021, penjualan wholesales sebesar 65,9 persen dan retail sales 70,4 persen dari periode yang sama tahun 2019. Kendaraan buatan dalam negeri—yang diproduksi di Cikarang dan Tambun, Bekasi, Jawa Barat—berkontribusi lebih dari 90 persen terhadap total penjualan nasional Suzuki selama 2020.
Kontribusi produk lokal Suzuki tahun 2020 sebesar 91,1 persen untuk wholesales dan 90,6 persen untuk ritel sales.
“ Tahun 2020 adalah tahun yang berat untuk industri otomotif. Namun kami berhasil melewatinya dengan cukup baik berkat program-program yang fokus pada penjualan produk lokal serta melakukan adaptasi operasional diler selama saat pandemi dengan Suzuki Hygiene Commitment,” kata 4W Marketing Director SIS, Donny Saputra, di Jakarta.
Donny melanjutkan SIS juga fokus terhadap pengembangan dan pemasaran produk lokal. Tujuannya untuk mendukung pemulihan industri otomotif dalam negeri.
Kendaraan produksi lokal yang berkontribusi paling tinggi pada penjualan tahun lalu adalah New Carry Pick Up dan XL7. Sepanjang 2020, wholesales New Carry Pick Up berkontribusi sebesar 57,6 persen sementara retail sales-nya berkontribusi 57,9 persen terhadap penjualan nasional Suzuki.
Untuk kendaraan penumpang, Extraordinary SUV Suzuki, yaitu XL7, menjadi kontributor terbesar dengan raihan 14,9% untuk wholesales dan 11,8 persen untuk retail sales. XL7 menjadi salah satu backbone penjualan Suzuki beriringan dengan All New Ertiga yang berkontribusi 11,4 persen pada wholesales dan 13,3 persen retail sales.
Selain New Carry Pick Up, XL7, dan All New Ertiga, produk lainnya yaitu APV dan Karimun Wagon R juga merupakan produk buatan lokal yang berkontribusi pada penjualan Suzuki baik di dalam negeri maupun pasar ekspor.
Dream – Maruti Suzuki sudah merampungkan produksi batch pertama Jimny tiga pintu untuk pasar global. Sebanyak 50 unit mobil dalam satu jalur dan semuanya dirakit secara completely knock down (CKD).
Dikutip dari Liputan6.com, Rabu 23 Desember 2020, produsen mobil asal Jepang tersebut telah memulai perakitan uji coba Suzuki Jimny sejak awal September di India. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan Suzuki Jimny secara global.
Meskipun tak dikhususkan untuk pasar India, mobil bergenre off-road tersebut kabarnya tengah dikembangkan menjadi lima pintu agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat Negeri Bollywood.
Rencananya, Suzuki akan meluncurkan Jimny di India pada akhir tahun depan atau awal 2022, menurut yang dikabarkan Motorbeam.
Meskipun memiliki lima pintu, jantung pacu yang dibenamkan kabarnya sama dengan Suzuki Jimny varian tiga pintu, yakni mesin bensin 1,5 liter K15B yang mampu menghasilkan tenaga hingga 105 Tk.
Mesin tersebut akan dikawinkan dengan manual 5 kecepatan atau otomatis 4 kecepatan dengan sistem penggerak empat roda sebagai standar.
Maruti Suzuki selangkah lagi memasarkan Jimny produksi lokal. Saat ini mereka tengah menguji jalan Suzuki Jimny hasil produksi mereka.
Berdasarkan laporan terbaru dari Gaadiwaadi, Suzuki Jimny telah diuji jalan dan tertangkap kamera di jalanan Manesar, India. Hal ini merupakan proses lanjutan dari penunjukan Maruti Suzuki India untuk dapat memproduksi Jimny lalu memasarkannya secara global.
Seperti yang diketahui, produksi Jimny di Kosai, Shizouka, Jepang benar-benar tidak bisa menuruti permintaan pasar yang begitu besar. Akibatnya inden mobil ini begitu lama. Suzuki Jimny ini merupakan produk rakitan atau CKD yang komponen-komponennya didatangkan langsung dari Jepang.
Namun pihak Maruti berencana untuk meningkatkan kandungan lokal di mobil ini. Mereka mulai melakukan pembicaraan dengan beberapa vendor lokal.
Tak hanya Jimny 3-pintu, Maruti pun diketahui akan mengembangkan versi 5-pintu dengan wheelbase yang lebih panjang.
(Sumber: Liputan6.com/Dian Tami Kosasih)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
