Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Sungai Nil, Mesir (Sumber: Www.telegraph.co.uk)
Dream - Belasan tahun bergelut di dunia traveling, membuat El Hadad dan El Kasaas (Ele) Tour paham mengenai destinasi wisata religi yang disukai masyarakat Indonesia pada umumnya. Berbagai tempat yang kental dengan nuansa keagamaan, menjadi tujuan wisata masyarakat Indonesia setelah melakukan ibadah umrah.
" Kami travel agensi haji dan umrah plus, dengan menambahkan Kairo sebagai tujuan wisata religi. Jadi orang-orang yang umrah bisa merasakan pengalaman spiritual langsung dengan mengunjungi sejarah Islam," tutur Maria Goretti Limi sebagai pemilik Ele Tour
Ele menawarkan paket menarik dengan napak tilas ke bumi para nabi, sehingga para wisatawan akan dibawa ke berbagai peninggalan sejarah Islam di Timur Tengah. Beberapa tempat yang masuk dalam pilihan misalnya, sungai Nil, Universitas Al Azhar, Alexandria, Sharm El Sheikh, Gunung Sinai dan Masjid Al Aqsa.
" Nanti kami akan ajak mendaki Gunung Sinai yaitu tempat Nabi Musa mendapatkan wahyu kitab Taurat. Setelah itu ke Palestina, Bethlehem di mana Nabi Isa dilahirkan," lanjut Limi pada Senin, 7 Setember 2015.
Para wisatawan benar-benar disuguhkan pengalaman religi yang luar biasa. Melalui aliran sungai Nil, para wisatawan akan diajak kembali pada sejarah Nabi Musa yang pernah dihanyutkan di sungai itu. Dilanjutkan dengan perjalanan melewati laut merah yang banyak disebutkan dalam ayat-ayat Alquran.
" Setelah itu tiga jam dari Kairo ke puing-puing perpustakan terbesar di Alexandria yang pernah dibakar. Kemudian berhenti di Sharm El Sheikh yang menawarkan keindahan pantai-pantainya. Sedikit seperti di Bali ya tapi beda culture-nya," ungkap Limi saat ditemui di TTC, Travel Mart 2015.
Kunjungan akan diakhiri dengan menginap di St. Chaterine sebuah kota yang terletak di kaki Gunung Sinai. Dengan menaiki unta selama dua jam, ditambah dengan perjalanan kaki selama satu setengah jam, para wisatawan akan diajak mendaki Gunung Sinai.
" Di tempat ini, dulu Nabi Musa berbicara dengan Allah untuk mendapatkan wahyu. Jadi para customer kita akan diajak melakukan perjalanan spritual yang susah jadi terbayang bagaimana susahnya kisah nabi-nabi dulu," tambah Limi menutup pembicaraan.
(Laporan: Ratih Wulan P.)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?