Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Kehamilan (Foto: Shutterstock)
Dream - Dalam hal merencanakan kehamilan, tentunya bukan hanya calon ibu yang harus berusaha tapi juga calon ayah. Salah satu 'usaha' yang bisa dilakukan para suami, yang ingin segera mendapat momongan adalah mengganti pakaian dalamnya.
Sebuah studi yang dilakukan tim dari Harvard T.H. Chan School of Public Health, Boston, Amerika Serikat, mengungkap kalau pakaian dalam pria model 'boxer' lebih menyehatkan bagi kondisi sel sperma pria.
Dari penelitian yang melibatkan 656 pria yang berusia 18 hingga 56, diketahui bahwa mereka yang menggunakan boxer level konsentrasi spermanya lebih tinggi dibandingkan mereka yang lebih sering menggunakan celana dalam yang ketat.
" Pria yang sehari-hari menggunakan boxer, konsentrasi sel spermanya 25 persen lebih tinggi dan lebih aktif," kata Dr. Lidia Mínguez-Alarcon, ketua tim peneliti, dikutip dari Scimex.org.
Meski demikian, Lidia menganjurkan untuk pasangan yang sedang merencanakan kehamilan tetap harus melakukan pemeriksaan kesuburan. Terutama untuk mengetahui kondisi kesehatan reproduksi pria secara lebih detail.
" Dari penelitian ini juga sangat direkomendasikan bagi para pria memilih pakaian dalam tipe boxer untuk menjaga kesehatan sel sperma," ungkap Lidia.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012