Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Industri Otomotif Punya Harapan Tersendiri Bagi Capres-cawapres Di Pilpres 2019.
Dream – Pelaku industri otomotif berharap calon presiden dan wakil presiden yang nantinya terpilih dalam Pilpres 2019 dapat mewujudkan kondisi ekonomi Indonesia yang membaik.
Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, Yohannes Nangoi, di ICE BSD, dikutip dari Liputan6.com, Senin 13 Agustus 2018, berharap agar pemimpin terpilih nantinya tetap melanjutkan kebijakan yang sudah ada.
“ Yang penting ekonomi stabil, keamanan membaik, sosial politik stabil, dan aman semuanya,” kata Nangoi.
Menurut Nangoi, iklim politik yang semakin memanas jelang Pilpres 2019 tak membuat pelaku pasar merevisi target penjualannya. Sebaliknya, pengusaha malah melihat kondisi berbisnis saat ini masih normal.
“ Selama ini aman-aman saja. Semoga saja terus membaik,” kata Nangoi.
© Dream
Sementara itu, Vice President Director PT Toyota Astra Motor (TAM), Henry Tanoto, mengatakan keputusan capres-cawapres dan Pilpres tidak begitu signifikan dampaknya terhadap industri otomotif.
“ Nggak turun, tapi nggak naik juga,” kata Henry.
Dia berharap Pilpres 2019 tetap lancar dan industri otomotif bisa berkembang lebih baik.
“ Siapa pun yang nanti terpilih, harapannya industri otomotif kita bisa berkembang, baik secara market maupun secara industri lokal manufakturnya sendiri,” kata dia.
(Sumber: Liputan6.com/Herdi Muhardi)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya