Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Anne Avantie Saat Koferensi Pers Pasar Tiba, (foto: Dream.co.id/ Ratih Wulan Pinandu)
Dream - Mewarnai 27 tahun berkarya di belatika mode Indonesia, Anne Avantie mempersembahkan Pasar Tiban. Sebuah pameran kain dan fesyen batik yang digelar di Main Atrium Grand Indonesia, pada 5-9 Oktober 2016.
Kerinduan Anne untuk membaktikan diri dan menginspirasi dunia industri fesyen di tanah air membuatnya berhasil mewujudkan pameran tersebut.
Ke depan, desainer ternama ini berharap agar Pasar Tiban dapat menjadi rumah bagi tempat berkumpulnya UKM dan memudahkan mereka memasarkan produknya.
" Ternyata pas Pasar Tiban digelar banyak orang yang titip dan ini menggelitik hati saya. Dinamakan Pasar Tiban karena batik-batiknya dibeli atau dikumpulin dari kampung-kampung," ungkap Anne seusai konfrensi pers di East Mall, Grand Indonesia pada Rabu, 5 Oktober 2016.
Anne tergerak setelah melihat banyak keterbatasan yang menghimpit para pengusaha kecil. Selain modal yang minim, keterbatasan fasilitas juga kerap menghambat mereka untuk mengembangkan usahanya.
Dan akhirnya melalui Anneavantiemall.com, ia berhasil merangkul kreativitas dan inovasi para pelaku industri fesyen rumahan untuk terus mengolah warisan budaya. Dimana pada awalnya mereka harus mengumpulkan segala macam sampel, mendaftarkan produk hingga menyepakati harga untuk dijual di e-commerce milik Anne.
" Semua batik saya beli di pasar. Mengumpulkan produk yang bagus-bagus dari Solo, Yogya, Kudus, Pekalangon. Jangan ditawar, harganya pun pasar sekali. Saya merasa ayo jual barang Indonesia dengan harga Indonesia," ungkapnya.
Tak hanya itu saja, untuk memeriahkan hari batik yang diperingati pada 2 Oktober lalu, Pasar Tiban juga menampilkan panggung fesyen bertema 'Runaway from East to the West'. Didukung oleh 100 model artis dan publik figur sebagai ajang pembuktian bahwa seluruh lapisan masyarakat mencintai batik sebagai kain etnik Indonesia.
" Nanti yang ikut ada Jupe, Indra Herlambang, Titi Rajo Bintang, ada Vidi juga mereka sangat senang sekali begitu kita bilang ayo fashion show batik. Bajunya kali ini ready to wear ya," tutup Anne.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya