Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ibu Menyusui (Foto: Shutterstock)
Dream - Menjalani ibadah puasa saat Ramadan hukumnya adalah wajib. Termasuk bagi ibu menyusui. Meski demikian asupan gizi ibu dan bayi tetap harus diperhatikan.
Penelitian yang dilakukan oleh Rackicioglu pada 2006 menemukan bahwa puasa Ramadan tidak mempengaruhi komposisi makronutrien air susu ibu (ASI) serta pertumbuhan bayi.
Tetapi, kandungan mineral seperti seng, magnesium, dan kalium menurun. Sementara studi lain di 2016 menyatakan bahwa kualitas ASI menurun karena berpuasa.
Ibu menyusui boleh melakukan puasa, tetapi tetap ada beberapa kondisi yang harus diperhatikan.
" Apabila bayi masih sangat tergantung dengan ASI, sampai enam bulan atau ASI eksklusif, harus berhati-hati," kata Juwalita Surapsari, dokter spesialis gizi klinis Rumah Sakit Pondok Indah-Pondok Indah, seperti dikutip dari Liputan6.com
Karena itu, bagi ibu menyusui di semester satu yang ingin puasa, selalu cek kondisi kesehatan beserta bayi. Beberapa pertanda yang harus diwaspadai oleh ibu adalah, jumlah ASI menurun, dehidrasi seperti buang air kecil jarang, pusing, mual dan muntah.
Sementara, tanda-tanda yang harus diperhatikan dari bayi adalah rewel saat disusui selama bulan puasa. " Bayi akan tenang kalau dia kenyang. Jangan-jangan, jumlah ASI-nya menurun atau secara kualitas menurun sehingga bayi rewel," kata dokter lulusan Universitas Indonesia itu.
Tidak hanya perilaku bayi, cek juga frekuensi buang air kecil buah hati. Apabila terjadi pengurangan, bisa jadi ASI yang didapatkan tidak cukup. Maka dari itu, pengaturan nutrisi bagi ibu menyusui saat berpuasa hampir sama dengan saat ibu hamil.
Pada 6 bulan pertama ibu menyusui membutuhkan 330 kalori, sementara di 6 bulan kedua membutuhkan 400 kalori.
" Jadi tidak akan jauh berbeda pada saat dirinya hamil. Di sini bisa ditambah buah. Pagi bangun, minum susu makan buah, beri jeda satu jam kemudian makan lengkap, lalu diulang lagi," kata Juwalita memberikan saran.
Laporan Giovani Dio/ Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya