Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Pemerintah Mendukung Life Science Nasional. (foto: Dream.co.id/ Amrikh)
Dream - Dirjen Penguatan Riset dan pengembangan Kemenristekdikti, Muhammad Dimyati mendorong para periset untuk menciptakan vaksin yang sangat diperlukan warga Indonesia.
Pemerintah berjanji akan memberikan dukungan bagi Forum Riset Life Sience Nasional dalam mengembangkan pembuatan vaksin melalui riset. Jika tidak, Indonesia dikhawatirkan akan menjadi permainan negara-negara besar.
" Menurut kami di negara republik Indonesia sangat kaya sumber daya alam, kaya penduduknya dan banyak penyakit. Pembuatan vaksin suatu keharusan," kata Muhammad Dimyati di temui di Sheraton Hotel, Gandaria City Jakarta Selatan, Kamis 25 Agustus 2016.
" Keberadaan riset line sience nasional yang salah satunya ingin menghasilkan berbagai vaskin menjadi sesuatu yang harus didukung oleh pemerintah," sambungnya.
Menurut Dimyati, dalam mendukung riset life science nasional, pemerintah mengupayakan berbagai regulasi agar forum ini berjalan sebaik-baiknya agar semua peneliti dapat menghasilkan vaksin lebih cepat dan baik.
" Selain regulasi tentu kita juga melakukan berbagai upaya berbagai risetnya dukungan pembiayaan yang lain kita miliki agar teman-teman peneliti bisa memanfaatkan alat lab institusi lain sehingga efisiensi bisa di wujudakan," ucap Dimyati.
Ditengah kondisi Indonesia yang menghadapi berbagai tantangan, para peneliti juga diimbau tidak mudah menyerah dalam menciptakan vaksin untuk kemandirian.
" Kita tidak boleh menyerah karena telah terbukti bahwa kita ini menjadi bangsa yang selalu berhasil berbagai kesulitan," tuturnya.
Pada kesempatan sama, direktur utama Bio Farma Iskandar mengatakan forum riset life science Nasional ini salah satu dorongan pemerintah untuk pengembangan biofarmasetikal.
" Ini merupakan bagian dukungan terhadap Inpres No 6 tahun 2016 di mana pemerintah menyatakan mendorong pengembangan biofarmasetikal," papar Iskandar.
Termasuk di dalamnya penguasaan teknologi dan inovasi di bidang farmasi dan alat kesehatan, sehingga kemandirian bangsa di bidang farmasi dan alat kesehatan bisa tercapai," tambahnya.(Sah)
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya