Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Shutterstock)
Dream – Bulan Ramadhan telah tiba. Di bulan yang penuh rahmat ini semua muslim wajib melaksanakan ibadah puasa. Namun bagaimana dengan muslim yang memiliki diabetes?
Memiliki diabetes memang butuh perhatian khusus, sebab tingkat kadar gula dalam darah bisa melonjak atau menurun drastis jika tak dijaga.
Sahabat Dream yang memiliki diabetes tetap bisa beribadah puasa, asal memperhatikan hal-hal ini:
1. Konsultasi dahulu dengan dokter Anda
Sebelum memulai berpuasa, mintalah saran dokter terlebih dulu. Ada beberapa tipe diabetes yang dapat berpuasa dan ada yang tidak bisa sama sekali.
Jika dokter mengijinkan Anda berpuasa, periksa kadar gula darah Anda sesuai anjuran dokter, untuk mengetahui berapa kali Anda mengalami hipoglikemia dan hiperglikemia.
Jika dalam rentang puasa Anda mengalami dua kali hipoglikemia dan hiperglikemia, Anda dianjurkan tidak melanjutkan puasa.
2. Selektif memilih asupan
Bagi Anda pengidap diabetes makanan terbaik untuk dikonsumsi sebelum mulai berpuasa adalah makanan yang memiliki kadar indeks glikemik (IG) rendah.
Karena akan dicerna secara perlahan, sehingga membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Makanan-makanan tersebut juga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Makanlah sesuai porsi pada saat sahur dan berbuka untuk menjaga agar tidak terjadi lonjakan kadar gula dalam darah.
3. Tetap berolah raga secara teratur
Meski sedang berpuasa, Anda tetap dapat berolahraga. Lakukan gerakan-gerakan ringan untuk menjaga kebugaran secara rutin selama 30 menit.
Untuk waktunya, pilih pagi hari di saat energi masih mencukupi. Hindari berolahraga di sore hari sebelum berbuka, karena pada saat ini kadar gula darah sudah dalam kondisi rendah.

4. Konsumsi suplemen yang tepat
Banyak di antara para penderita diabetes tipe dua mengalami kekurangan mineral dan vitamin larut air. Pasalnya, kadar glukosa yang tinggi dalam darah dapat menahan cairan sehingga volume air di ginjal meningkat dan tidak bisa diserap ulang.
Penderita diabetes juga cenderung buang air kecil lebih sering sehingga vitamin dan mineral banyak terbuang.
Karena itu Anda harus pintar-pintar memenuhi kebutuhan vitamin dan mineralnya dengan menerapkan diet sehat seimbang setiap hari. Meski demikian, ada kalanya kebutuhan tersebut masih belum terpenuhi.
Kekurangan ini dapat Anda penuhi lewat asupan kesehatan tambahan yang tepat seperti Melabic. Herbal yang terbuat dari enam bahan alami dengan senyawa berbeda yang saling melengkapi bagi kesehatan Anda terutama untuk mencegah dan mengatasi diabetes.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

Sering Mengalami Suduken Saat Olahraga? Ini Penyebab dan Cara Cepat Meredakannya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'