Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ayah Dan Bayi (Foto: Breastfeeding.org)
Dream - Siapa bilang menyusui merupakan tugas ibu saja. Faktanya, keberhasilan menyusui 50 persen ada di tangan ayah. Dukungan dari ayah efeknya begitu besar pada proses menyusui yang tidak mudah.
Dalam hal kelancaran produksi ASI, tubuh ibu membutuhkan hormon oksitosin dan prolaktin. Kedua hormon ini diproduksi secara alami oleh tubuh ibu saat dalam keadaan senang, rileks dan bahagia.
Bayangkan jika ibu di rumah dalam keadaan stres dan ayah tak mendampingi, jangan heran kalau produksi ASI pun seret. Lalu apa yang bisa ayah lakukan untuk membuat proses menyusui berjalan lancar?
1. Bekerja sebagai tim
Menyusui dan memompa harus dilihat sebagai kerja tim. Saat ayah di rumah dan punya waktu bersama bayi, berikan saja air susu ibu yang sudah diperah (ASIP). Bisa menggunakan sendok, botol atau alat lain, yang membuat bayi nyaman. Sementara ayah 'menyusui' bayi, ibu bisa istirahat atau memerah ASI untuk stok saat harus meninggalkan rumah. Semuanya akan lebih mudah dan cepat dikerjakan berdua.
2. Bantuan 'hangat'
Ada kalanya ibu sangat kelelahan atau mengalami nyeri di payudara yang membuat produksi ASI menurun. Sebetulnya yang dibutuhkan para ibu adalah pelukan hangat dan kalimat menenangkan kalau semuanya akan baik-baik saja. Saat ibu sedang dalam keadaan 'down', jangan malah menyalahinya.
Tawarkan air hangat atau makanan kesukaannya. Sekedar mengelus punggung ibu saat sedang menyusui juga berdampak signifikan. Hal terpenting yang harus ayah ketahui, bantuan sekecil apapun saat ibu menyusui akan berdampak besar, bukan hanya bagi kondisi psikologis ibu tetapi juga si bayi.
3. Gali informasi
Kini banyak sekali informasi seputar menyusui yang mudah didapatkan dan dimengerti oleh para ayah. Bisa melalui internet atau buku, seperti " Catatan Ayah ASI" . Beberapa kelas kesehatan juga banyak dibuka untuk umum untuk mempersiapkan pemberian ASI. Sebaiknya ayah memiliki modal informasi seputar menyusui.
Hal ini penting karena dalam proses menyusui bisa saja timbul masalah serius, seperti bayi tak mau mengisap payudara ibu, ibu demam karena mastitis, atau bagaimana manajemen ASIP untuk ibu bekerja. Dengan informasi yang lengkap, ayah jadi tahu apa yang harus dilakukan dan ke mana mencari bantuan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya