Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Pixabay)
Dream - Stres serta gaya hidup tidak sehat sangat berpengaruh negatif pada level kesuburan. Tentunya hal ini bisa menghambat hadirnya buah hati, terutama pada pasangan yang sudah sangat mengharapkan keturunan.
Pemeriksaan medis tentu dibutuhkan jika selama satu tahun menikah, tapi belum ada tanda kehamilan. Selain itu ada terapi yang juga bisa jadi pertimbangan, yaitu akupresur.
Dikutip dari Firstcry, dalam terapi akupresur, tekanan diberikan pada titik-titik tertentu di bagian tubuh. Banyak yang mengira terapi ini sama dengan terapi akupuntur.
Terapi akupresur hanya menggunakan jari tangan atau alat khusus untuk memberikan tekanan pada titik-titik tertentu pada tubuh. Biasanya bagian yang ditekan merupakan bagian tubuh yang dekat dengan sumber 'masalah'.
Terapi akupresur berfungsi untuk menjaga keseimbangan energi dan kekuatan tubuh. Efeknya dapat meningkatkan dan merangsang sirkulasi darah. Masalah kesuburan dapat disebabkan oleh sirkulasi darah yang tidak cukup di dalam rahim dan ovarium.
" Akupresur menstimulasi titik vital yang disebut meridian pada jalur penyembuhan tubuh, di situ ada kekuatan qi' mengalir," ujar Dalene Barton-Schuster, seorang ahli akupresur.
Tubuh kita memiliki 14 meridian dengan banyak titik yang berhubungan dengan organ dan pola penyakit tertentu. Pola penyakit adalah blok di meridian. Stimulasi oleh akupresur akan melancarkan penyumbatan dan meningkatkan kesehatan, termasuk kesuburan.
Laporan Ava Haprin
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya