Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Riset Terbaru, Virus Corona Bisa Bersarang Di Sepatu Kerja. Ilustrasi Foto : Pixabay
Dream- Berada di garis terdepan untuk memerangi virus corona covid-19, para tenaga medis membutuhkan sejumlah Alat Pelindung Diri (APD) untuk mengurangi kemungkinan terpaparan virus corona Covid-19 dari pasien yang dirawat.
Selain masker maupun baju Hazmat, para tenaga medis yang bersentuhan langsung dengan pasien pembawa virus corona juga disarankan menggunakan sepatu khusus.
Dalam studi terbaru yang diterbitkan di salah satu jurnal Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (Centers for Disease Control and Prevention/CDC), para peneliti menguji sampel udara dan permukaan di sebuah rumah sakit di Wuhan, Cina, tempat wabah coronavirus dimulai.
Penelitian itu menujukan bukti cukup mengejutkan tentang perilaku hidup virus corona.

Para peneliti menemukan sekitar 50 persen dari profesional kesehatan yang bekerja di unit perawatan intensif menemukan virus corona di sol sepatu mereka.
Dalam penelitian itu menunjukkan bahwa ada tingkat positif 100 persen dari lantai apotek dan rumah sakit, di mana hanya petugas kesehatan yang berada di tempat itu. Temuan itu membuat ilmuwan menyarankan agar pekerja medis di garis depan yang mengatasi virus coorna harus memastikan diri telah membersihkan sepatu mereka.
" Sol sepatu staf medis mungkin berfungsi sebagai pembawa virus," tulis para peneliti. " Kami sangat menyarankan agar orang mendisinfeksi sol sepatu sebelum berjalan keluar dari bangsal yang mengandung pasien COVID-19," tambahnya melalui laman footwearnews.

Tidak ada metode khusus untuk membersihkan sepatu untuk melindungi terhadap virus corona, tetapi seorang perawat menjadi viral di TikTok yang memperlihatkan rutinitas membersikan sepatu dengan disinfektannya, termasuk memasukkan sepatu dalam pemutih selama semalam.
Sepatu yang terbuat dari kain seperti jaring atau kanvas dapat dibersihkan di mesin cuci. Layanan Kesehatan Nasional Inggris merekomendasikan untuk mencuci kain pada suhu tinggi (140 ° F).
Para pekerja medis itu juga rutin membersihkan alat kaki mereka dengan produk yang mengandung pemutih untuk meningkatkan hasil disinfektan. Mereka juga terbiasa menggunakan detergen yang telah diuji dan terbukti secara klinis untuk membunuh bakteri dan virus.
Pembersihan menggunakan mesin cuci tak dianjurkan karena dapat merusak sepatu yang terbuat dari kulit atau bahan buatan manusia lainnya. Sepatu yang terbuat dari bahan-bahan tersebut sangat dianjurkan dibersihkan menggunakan sabun tangan dan air.
Mencuci sepatu kulit dapat mengubah tekstur dan penampilannya. Untuk mendisinfeksi sepatu, kita harus membuat campuran alkohol dan air 70 persen, saran dari CDC Amerika Serikat.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

