Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ibu Menyusui
Dream - Kondisi rumah sangat berantakan, tubuh kelelahan, sementara bayi sangat rewel. Payudara juga terasa sakit untuk disusui langsung. Memompa ASI pun dilakukan, tapi hasilnya, malah bikin makin stres.
Pengalaman Lani (33) mungkin juga dialami banyak ibu-ibu. Ketika dihadapkan dengan pekerjaan kantor atau pekerjaan rumah yang menumpuk, produksi ASI mendadak turun drastis. Hal ini tandanya ibu sedang mengalami stres.
" Kalau sedang banyak meeting, laporan juga harus segera dibikin, aduh udah deh mompa bawaannya mau nangis karena ya kadang cuma 50 ml dapetnya malah kurang dari itu. Pikiran itu memang pengaruh banget ternyata sama produksi ASI," ungkap Lani, ibu dari Ayana (5 bulan).
Kenapa hal ini bisa terjadi? Produksi ASI memang bukan hanya perkara kondisi fisik tapi yang lebih terlibat adalah kondisi psikis ibu. Air susu ibu (ASI), seperti dikutip dari Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), diproduksi oleh kelenjar susu di payudara mengikuti 'peritah' dari hormon prolaktin.
Lalu, ASI ke luar dari kelenjar susu melalui saluran ASI menuju puting mengikuti 'perintah' dari hormon oksitosin. Penting untuk menjaga hormon oksitosin dan prolaktin bekerja secara stabil.
Caranya memang kadang tak mudah. Pasalnya hormon tersebut aktif saat ibu merasa tenang dan bahagia. Hormon-hormon tersebut bisa dibangkitkan dengan melakukan kesenangan, menatap mata bayi atau berpelukan.
Tak heran ketika ibu merasa stres, produksi ASI akan menurun drastis. Pasalnya, hormon tersebut jadi tak aktif untuk 'memerintah'. Itulah mengapa kalau ibu stres, produksi ASI akan menurun, jadi jaga kesehatan psikologis juga ya, Bunda!
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya