Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Menghadapi anak-anak yang sakit di situasi darurat virus corona seperti sekarang memang menimbulkan kekhawatiran yang cukup besar. Bagaimana jika buah hati di rumah sedang tak enak badan dan kini sedang dirawat di rumah?
Usahakan untuk melakukan disinfektan. Bersih-bersih penting dilakukan tapi terapkan konsep 'targeted hygiene' atau 'kebersihan yang ditargetkan'. Tak perlu seluruh bagian rumah tapi bagian tertentu saja di rumah yang banyak disentuh.
" Tidak semua kuman di rumah perlu mati. Fokuskan atau targetkan kekuatan desinfektan pada area yang cenderung membawa virus dan bakteri berbahaya. Biasanya yang terkena kontak tangan," kat Dr. Elizabeth Scott, profesor mikrobiologi di Simmons University in Boston, dikutip dari Apartment Theraphy.
Scott mengatakan sebagian besar virus bertahan selama berjam-jam, tetapi ada bakteri yang dapat bertahan selama beberapa hari di permukaan yang kering. " Risikonya adalah seseorang tanpa disadari atau tanpa sadar menyentuh permukaan itu, kemudian mereka mendekatkan tangan ke wajah mereka dan menginfeksi diri mereka sendiri," katanya.
© Dream
Gagang pintu, kunci rumah, remote TV, perangkat elektronik (seperti ponsel), dan gagang keran. Benda tersebut mungkin memiliki konsentrasi kuman yang lebih tinggi yang dapat membuat kita tertular penyakit. Bersihkan juga dinding, lemari, atau jendela.
Kebersihan yang ditargetkan berarti mendisinfeksi secara menyeluruh area-area tersebut. Terutama ketika seseorang di sekitar sakit. Pastikan membersihkan tempat yang tepat pada waktu yang tepat.
Prinsip higiene yang ditargetkan mengarah pada kontaminasi silang saat menyiapkan makanan, yang juga dapat menularkan patogen. Jika kita memotong ayam mentah di talenan, misalnya, kebersihan yang ditargetkan akan berarti mensterilkan talenan sebelum menggunakannya lagi dan mencuci tangan segera sebelum menyentuh makanan lain.
© Dream
Dream - Kondisi seperti sekarang, dengan meningkatnya kasus virus corona di Indonesia, mau tak mau membuat kita harus lebih ekstra dalam menjaga kebersihan. Terutama kebersihan rumah, tempat berlindung utama.
Sally Bloomfield, profesor London School of Hygiene and Tropical Medicine mengungkap beberapa produk pembersih penting yang harus ada di rumah. Hal ini agar penyebaran kuman bisa diredam dan seluruh anggota keluarga lebih terjaga kesehatannya.
Segera sediakan produk-produk ini di rumah, demi kebersihan hunian dan kesehatan seluruh keluarga. Apa saja produknya?
© Dream
Untuk sementara, kurangi atau hindari menggunakan sabun batang. Hal ini karena penggunaan sabun batang dapat dengan mudah membuat kuman berpinah. Lebih baik gunakan sabun cair. Baik untuk mandi maupun cuci tangan.
" Selalu sediakan sabun cuci tangan, di tempat yang mudah diakses. Terutama di dekat kran. Biasakan untuk selalu cuci tangan setelah sampai di rumah dengan air mengalir," ungkap Bloomfield.
© Dream
Untuk permukaan yang kontak langsung dengan makanan seperti meja makan, piring, dan sendok garpu, Bloomfield merekomendasikan untuk menggunakan sabun yang mengandung antimikroba dan kemudian membilasnya dengan air bersih.
" Bisa juga gunakan semprotan disinfektan yang bisa membunuh kuman. Setelah itu bilas lagi permukaan dengan tisu yang telah dibasahi. Biarkan kering, baru kemudian bisa digunakan," ujar Bloomfield.
© Dream
Lap microfiber memang sangat baik untuk membersihkan permukaan berdebu. Jika tujuan utama adalah untuk mencegah penyebaran kuman maka pembersih yang direkomendasikan adalah tisu pembersih sekali pakai.
Biasanya berbentuk rol dengan tekstur lebih tebal. Lebih baik gunakan lap tisu ini ini karena lebih steril. Menggunakan lap yangberkali-kali, terutama jika kondisinya lembap malah akan jadi sarang kuman untuk berkembang biang.
" Ketika membersihkan permukaan dengan lap kain, mikroba pergi ke lap tersebut dan kemudian menyebar ke permukaan berikutnya dibersihkan," kata Bloomfield.
Sumber: Apartment Theraphy
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya