5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Tampilannya Seperti Honda Vario.
Dream – Penampakan Gesits, sepeda motor karya anak Indonesia akhirnya bisa dilihat dengan jelas. PT Gesits Technologies Indo (GTIyang berkolaborasi dengan Institut Sepuluh November (ITS) akan membawa Gesits mengaspal di Istana Negara.
Peluncuran sepeda motor listri berwajah bebek matic ini akan disaksikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Jurnalis Liputan6.com berkesempatan mendapatkan foto diduga penampakan dari motor listrik ini. Sekilas, kuda besi ini punya desain mirip dengan Honda Vario, mulai dari lampu sein sampai bodi samping.

Belum jelas wujud motor listrik ini, tapi Gesits menggunakan pelek alloy—kalau dilihat dari samping. Ukurannya kira-kira 14 inci. Untuk pengereman, motor ini menggunakan cakram depan dan belakang.
Motor elektrik Gesits terletak di tengah dan menggunakan belt sebagai penggerak roda. Terlihat juga gir belakang memiliki diameter lebih besar. Terdapat kemungkinan tenaga yang dihasilkan tidak terlalu besar dan menggunakan gir dengan diameter besar untuk mengejar akselerasi dan torsi.
Dream – Teka-teki peluncuran sepeda motor listrik karya anak bangsa, Gesits, terjawab sudah. Sepeda motor ini akan mengaspal pada akhir November 2018.
Kepastian ini dilihat dari project overview dari lampiran surat perakit motor Gesits, PT Wika Manufaktur Industri (WMI).
Dilansir dari Liputan6.com, Kamis 27 September 2018, surat itu ditujukan kepada Deputi Bidang Pengelolaan dan Pengendalian Program Prioritas Nasional Kantor Staf Presiden, Darmawan Prasodjo.
Di surat ini, Gesits akan diproduksi missal pada awal Desember 2018. WMI merupakan perusahaan hasil kerja sama antara PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi dan PT Gesits Technologies Indo (GTI). Perusahaan ini akan menjadi perusahaan perakit motor itu.

WMI telah menyelesaikan proses engineering activity serta melakukan moulding, dies, dan lainnya sebagai persiapan produksi massal.
CEO GTI, Harun Sjech, sedang mencari waktu yang pas untuk meluncurkan sepeda motor yang berkolaborasi dengan Institut Sepuluh November (ITS) Surabaya ini. Harun mengatakan peluncuran ini juga disertai dengan pengumuman harga jual. Sebelumnya, kuda besi ini akan dijual dengan harga di bawah Rp20 juta.
“ Insya Allah kami umumin (harga),” kata dia.
(ism, Sumber: Liputan6.com/Arief Aszhari)
Dream - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan, menjajal sepeda motor listrik merek 'Gesits' di kantornya. Kendaraan ini merupakan inovasi anak bangsa, yang lahir berkat kerja sama antara Institut Sepuluh Nopember Surabaya, Garansindo, dan Wika Konstruksi.
Jonan pun memuji produk sepeda motor listrik ini. Mantan Menteri Perhubungan itu juga menyarankan agar sepeda motor tersebut dijual dengan harga kompetitif.
" Prototipe motor listrik produk WIKA dan Tim ITS ini sudah bagus. Saya menyarankan jika sudah diproduksi secara masal nanti kalau bisa harga jualnya itu dapat bersaing dengan motor yang menggunakan bahan bakar minyak," ujar Jonan, dikutip dari esdm.go.id, Jumat, 20 Oktober 2017.

Jonan mengendarai motor listrik di pelataran parkir kantornya (esdm.go.id)
Jonan mengatakan, sepeda motor listrik ini tidak menghasilkan emisi gas buang yang bisa menimbulkan polusi udara. Perawatan sepeda motor ini, tambah dia, tentu sangat murah.
" Enggak ada mesinnya, hanya ada baterai dan sistem transmisinya saja, pengapian enggak ada, jadi perawatannya pasti murah sekali," kata dia.
Gesits merupakan sepeda motor listrik dengan kandungan bahan lokal mencapai 90 persen. Saat diproduksi secara massal, nantinya sepeda motor listrik ini akan dijual pada kisaran harga Rp15 juta sampai Rp20 juta.

Jonan bercengkerama dengan staf usai mencoba motor listrik (esdm.go.id)
Menariknya, produsen sepeda motor ini menyatakan tidak memerlukan terlalu banyak insentif demi berjalannya produksi. Mereka hanya berharap bisa bersaing di pasar secara independen.
" Karena kami yakin bahwa edukasi masyarakat Indonesia sudah cukup luas untuk masalah teknologi dan mereka juga memahami bahwa kendaraan listrik sudah menjadi suatu kebutuhan yang mutlak," kata CEO PT Gesit Teknologies Indo selaku produsen motor Gesits, Muhammad Al Abdullah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?