Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Stephanie Kurlow Ballerina Hijab Pertama Di Dunia
Dream- Setelah namanya banyak dibicarakan media lokal Australia dan juga dunia, Stephanie Kurlow mulai dikenal banyak kalangan. Sampai akhirnya, ada pihak yang ingin membantu Stephanie untuk meraih mimpinya.
Adalah Bjorn Borg, perusahaan olahraga yang didirikan oleh legenda Tenis asal Swedia. Bagi Stephanie, beasiswa tersebut merupakan langkah awal agar dirinya bisa meraih impiannya.
" Saya memiliki rencana untuk menyatukan dunia dengan menjadi ballerina pertama yang mengenakan jilbab, dan ingin menginspirasi mereka agar dapat meraih impiannya," ujar anak yang berusia 14 tahun ini seperti yang dilansir oleh independent.co.uk
Kurlow merupakan muallaf yang memutuskan untuk berhijab dan mulai merasa kesulitan meraih impian dikarenakan banyak tempat latihan ballerina tidak menerima dirinya yang berhijab.
Sampai akhirnya ia menemukan tempat untuk mengasah bakatnya namun dengan biaya yang tidak terjangkau. (Ism)
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha