Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Sudut Belajar Anak (Foto: Pinterest)
Dream - Mengerjakan pekerjaan rumah (PR), tugas dan proyek sekolah merupakan tanggung jawab anak-anak. Sebagai orangtua, Anda tentu ingin membantu buah hati mengerjakan tugasnya dengan maksimal dan mendapat nilai yang baik.
Salah satu caranya adalah menciptakan sudut belajar atau area bikin PR nyaman dan bebas dari gangguan. Anak-anak bahkan usia TK kini sudah mulai sibuk dengan banyak kegiatan dan
tugas. Apalagi ketika masuk SD, SMP dan SMA.
" Cobalah untuk menyediakan area belajar yang nyaman karena ini akan sangat membantu anak lebih termotivasi untuk mengerjakan tugas-tugasnya di sekolah, menyiapkan bukunya dan membuat mereka lebih terorganisir dalam menata keperluan sekolahnya," ungkap Alicia Rein, seorang pengajar dan praktisi pendidikan.
Untuk lokasi, sebaiknya jauhkan dari televisi, game, area dekat pintu masuk. Bisa di ruangan khusus atau sudut dekat ruang keluarga. Kamar tidur biasanya cenderung tak efektif karena anak cenderung lebih ingin tidur daripada mengerjakan tugasnya.
" Cari area yang paling sedikit distraksi, buat area tersebut jadi tempat yang nyaman untuk belajar dan membaca. Lampu dengan penerangan yang pas, kursi, meja, alat tulis dan keperluan lain atau rak buku. Bisa juga menaruh karpet atau alas di lantai untuk anak belajar lebih santai," ujar Rein.
Pastikan juga kondisi area belajar ini selalu dalam keadaan rapi dan bersih. Untuk itu, berikan tanggung jawab pada anak untuk merapikan dan membersihkannya. Buatlah buah hati merasa kalau ruang belajar tersebut merupakan 'kamar keduanya'.
" Meski ruang belajar sudah nyaman, kehadiran orangtua tetap diperlukan. Jangan lupa untuk menemaninya belajar atau mengerjakan tugas. Sekedar melihat atau berada di dekatnya merupakan dukungan yang besar bagi anak," ungkap Rein.
Sumber: The Spruce
Advertisement

Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym



5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol