Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Perusahaan Ini Memberikan Bonus Ribuan Unit Mobil Kepada Para Karyawannya. (Foto: Shutterstock)
Dream – Perusahaan penghasil baja di Tiongkok membuat kegemparan di negaranya dan sukses menjadi berita utama sejumlah media setempat. Di tengah banyak negara mengalami resesi, perusahaan ini memberikan bonus berupa mobil baru kepada 4.116 karyawannya.
Bonus diberikan sebagai penghargaan karena target keuntungan perusahaan selama lima tahun berturut-turut mampu tercapai dengan sukses.
Dikutip dari Oddity Central, Rabu 7 Oktober 2020, perusahaan baja ini bernama Jiangxi West Daiju Iron and Steel Corporation. Perusahaan ini dikabarkan telah melampaui target keuntungan dan manajemen perusahaan ingin memberikan sesuatu yang spesial bagi para stafnya.
Manajemen memutuskan untuk memberikan 2.933 unit Jiangling Ford Territory dan 1.183 unit FAW-Volkswagen Magotan. Ribuan unit mobil ini didistribusikan secara bertahap beberapa minggu sebelum libur Hari Nasional.
Berdasarkan media Tiongkok, Sohu, nilai 4.116 mobil baru ini mencapai 500 juta yuan (Rp1,08 triliun). Jangan salah, perusahaan juga menanggung biaya pajak kendaraan, nomor pelat, dan asuransi mobil selama lima tahun.
Untuk menunjukan rasa bangganya, perusahaan memamerkan deretan mobil yang menjadi hadiah untuk pegawainya itu. Jiangxi memarkir ratusan mobil sebagai contoh hadiah dan mengabadikannya melalui drone pada 1 Oktober 2020.
Rekaman drone ini diunggah di media sosial yang juga digunakan sebagai media promosi.
Tentu saja unggahan ini menuai reaksi dari warganet. Mereka keheranan mengapa perusahaan memilih hadiah mobil. Padahal, bisa saja perusahaan memberikan cek sebagai hadiah.
Tapi, ada yang menyebut kerja sama dengan produsen mobil untuk menyiapkan hadiah itu bisa memberikan keuntungan tersendiri. Ada yang menyebut perusahaan bisa mendapatkan diskon pembelian mobil dalam partai besar.
Dream- Kadang mencari mobil super langka terdengar seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami. Namun, di Inggris, seseorang berhasil menemukan Mini Cooper S keluaran tahun 1965 yang umurnya 49 tahun lebih.
Tentu saja, untuk mendapatkan mobil ini cukup sulit. Pasalnya banyak kolektor di seluruh dunia saling berburu untuk mendapatkan mobil yang satu ini.
Namun demikian, orang ini sungguh beruntung. Bagaimana tidak, ia mendapatkan mobil langka tersebut dari sebuah gudang milik saudaranya di Derby, Inggris. Mobil ini ditemukan dalam garasi yang dipenuhi dengan timbunan sampah.
![]()
Garasi yang ditutupi oleh tumpukan sampah itu dibersihkan pada tahun lalu di sebuah rumah milik kerabatnya yang telah tiada. Tak disangka, di dalamnya ditemukan Mini Cooper S yang ternyata terawat baik setelah terkubur selama hampir lima puluh tahun. Namun, mobil tersebut sudah tidak dapat dinyalakan karena mesinnya yang terlalu jadul hingga badan mobil yang sudah dilumuri karat.
Pemilik mobil itu, mendiang Stuart Wainwright mendapatkan mobil tersebut saat usia 21 tahun pada tahun 1967. Namun enam tahun kemudian, Stuart memperoleh mobil baru dan memilih menyimpan mobil Mini Cooper S itu di garasi sampai akhir hidupnya. Stuart diketahui meninggal pada usia 73 tahun.
Mobil tersebut langsung menjadi salah satu incaran kolektor di dunia. Tak terkecuali seorang pria asal Cheshire, Inggris. Ia yang merupakan kolektor mobil klasik rupanya ikut tertarik untuk memiliki mobil itu. Akhirnya di tangannya, mobil itu dibeli dengan harga 28.800 Pound Sterling atau sekitar Rp550 Juta.

" Penjualnya sangat gembira. Itu adalah uang yang banyak untuk sebuah bangkai kapal yang karatan, itulah yang terjadi saat ini," ujar Richard Bromell, dari Charterhouse Auctions di Sherborne, Dorset.
Kendati demikian, mobil tersebut tetap harus direstorasi yang pastinya membutuhkan banyak biaya. Menurut laman Daily Star, untuk memulihkan mobil ini mereka membutuhkan biaya sekitar 10.000 Pound Sterling atau setara dengan Rp191 Juta.

Rupanya mobil sejenis ini bukan pertama kalinya ditemukan, pada tahun 2018 mobil yang memiliki jenis yang sama dilelang hingga mencapai 50.000 Pound Sterling atau setara dengan Rp950 Juta. Penjualan ini bertepatan pada Mini merapakan ulang tahun ke 60, sehingga membuat harga kolektor meroket.
(Sumber: Daily Star)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?