Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ibu Menyusui
Dream - Tidur berkualitas menjadi kunci utama ibu untuk tetap bugar ketika mengasuh bayi. Sayangnya, beberapa ibu kesulitan untuk mendapatkan jam tidur yang cukup. Hal ini lantaran bayi bangun tiap jam karena ingin menyusu.
Profesor James McKenna, Direktur Mother-Baby Behavioural Sleep Laboratory di University of Notre Dame, Belanda dan koleganya, Profesor Leo Gettler menemukan teknik tidur yang
dianggap sangat baik untuk ibu beserta bayinya.
Saat seorang bayi menangis di tengah malam, bukan berarti ia ingin minum susu melainkan ia hanya mencari kontak fisik dengan sang ibu. Mckenna dan Getller pun menyarankan gaya
tidur breastsleeping.
" Breastsleeping merupakan teknik tidur sambil menyusui bayi. Dengan tidur saling bersampingan, ibu dan anak akan saling memperkuat ikatan mereka. Bayi menjadi lebih tenang dan merasa aman ketika dalam pelukan sang ibu," ujar McKenna seperti dikutip dari KidSpot.
Sebenarnya breastsleeping ini adalah ibu tidur bersama satu ranjang bersama bayi seperti yang banyak dilakukan. Cara ini menurut McKenna jauh lebih baik untuk kualitas tidur ibu dan bayi, dibandingkan saat bayi dibiarkan tidur sendiri dalam boks.
Bayi yang disusui juga akan tidur lebih nyenyak dibandingkan dengan bayi yang diberikan susu formula. Selain itu, menyusui jauh lebih praktis daripada menyiapkan susu formula.
Sangat penting untuk menjalin kontak fisik sedekat mungkin dengan anak Anda, terutama dalam kurun waktu 0 - 6 bulan. Setelah itu, bayi akan siap untuk tidur terpisah dengan sang ibu di dalam ranjangnya sendiri.
Untuk menjaga kemanan bayi ketika tidur dengan cara breastsleeping, pastikan hal-hal berikut:
1. Jauhkan bantal dari kepala bayi
2. Pastikan bayi tidak berada di pinggir tempat tidur
3. Jangan menutupi wajah dan kepala bayi dengan benda apapun
4. Gunakan ranjang yang kokoh, tidak dianjurkan untuk menggunaka
5. Jangan bungkus bayi dengan selimut karena akan menyebabkan bayi kepanasan dan kesulitan untuk bergerak
6. Beberapa kali, pastikan bahwa bayi selalu berada di samping Anda sepanjang malam
Laporan Annisa Mutiara
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya